Varian Delta Belum Ditemukan di Papua

Pemeriksaan Swan antigen di Labkesda (Laboratorium kesehatan daerah) provinsi papua,belum lama ini.(yohana/cepos)

JAYAPURA – Terkait dengan munculnya varian baru, Covid-19 di Indonesia yaitu delta, Satgas Covid-19 Provinsi Papua mengakui belum ada bukti varian baru tersebut masuk di Papua.
Ketua Harian Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, William Manderi mengatakan varian baru Covid-19 Delta ini di Papua belum diketahui.
“Kami belum tahu varian baru ini dampaknya seperti apa. Proses penularannya, dampaknya dan sebagainya. Tetapi kami mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada,” katanya kepada Cepos Online, Kamis (24/6) siang ini.
Hal ini harus disampaikan agar masyarakat dapat memahami bahaya dari dampak varian baru.
Bahkan menghadapi bahaya dan dampak dari varian delta, pemerintah akan memberi kebijakan-kebijakan yang pastinya dapat membantu masyarakat.
“Intinya kita harus sadari ini dan harus menghadapi dengan komitmen, untuk menekan kasus Covid-19 dan juga varian baru delta yang mulai ditemui kasusnya di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Stgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) menjelaskan bahwa untuk membuktikan varian delta sudah ada di Papua, harus dilakuka pemeriksaan PCR khusus untuk varian delta.
“PCR tersebut di Papua belum ada, sehingga kita belum bisa menyebutkan bahwa varian baru Covid-19 delta ada di Papua, hanya karena melihat gejala covid melainkan harus dilakukan pemeriksaan PCR khusus varian delta,” pungkasnya. (ana/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *