Masuk Lewat Jalur Alternatif, 8 Warga PNG Diperiksa

Delapan warga PNG yang masuk wilayah NKRI di Kampung Kweel, Distrik Elikobel Kabupaten Merauke lewat jalan alternatif saat dilakukan pemeriksaan.   (Humas Polres Merauke for Cepos)

MERAUKE– Sebanyak 8 warga PNG  yang berada di sekitar perbatasan, kedapatan masuk  wilayah Negara Republik Indonesia di Kampung Kweel, Distrik  Elikobel, Jumat (18/6). Kapolres Merauke AKBP  Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui Kapolsek  Bupul Ipda M. Arisdianto, SH  mengungkapkan bahwa atas kedelapan warga PNG yang masuk ke Indonesia lewat jalan alternatif tersebut di Kampung Kweel, pihaknya bersama dengan  TNI melakukan pemeriksaan terhadap ke-8 warga PNG tersebut.

  “’Mereka masuk ke Indonesia melalui jalan alternatif di  Kampung Kweel Distrik Eligobel pada Jumat  18 Juni 2021 sekitar pukul  11.30 Wit,’’ katanya.

   Kapolsek menjelaskan bahwa kedelapan warga PNG ini  diketahui masuk ke Indonesia lewat jalan alternatif setelah Kepala Pos Imigrasi Bupul David Iriuw datang ke Mapolsek Bupul membawa  ke-8 orang tersebut dengan membawa surat pelintas batas RI/PNG.

    Menurut Kepala Pos Imigrasi Bupul  bahwa dari pengakuan yang ia peroleh dari kedelapan warga PNG tersebut datang ke Indonesia di Kampung Kweel, Bupul untuk berkoordinasi dengan Pos TNI yang ada di perbatasan untuk melaksanakan patroli patok bersama di wilayah Distrik Eligobel atas perintah dari Komandan Tentara PNG.

  “Kemudian kami dari Polsek segera berkoordinasi dengan Danki Pamtas Pos Maro  Lettu Inf. Boi agar dapat melaporkan hal dimaksud kepada Komandan Satgas Pamtas untuk bersama-sama Danki dan anggota melaksanakan pemeriksaan terhadap 8 orang warga Negara PNG tersebut. Kita memberi pemahaman kepada mereka terkait dengan tujuan mereka yang notabene warga sipil tidak boleh berkoordinasi masalah yang menyangkut militer  antar dua negara,” kata Kapolsek.

   Pihaknya juga, lanjut Kapolsek mengarahkan mereka bahwa apabila ada masalah yang terkait hubungan antara 2 negara baik pelintas batas yang warga sipil maupun militer harus melalui PLBN Sota. ‘’Kita memerintahkan agar ke-8 Warga Negara PNG tersebut segera kembali ke negaranya melalui Kampung Kweel dengan pengawasan dari Pos Pamtas Kweel. Kedelapan warga PNG  tersebut sudah balik ke negaranya lagi,’’ pungkasnya. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *