Kontak Erat dengan Pasien Covid-19 Sangat Banyak

Suasana layanan vaksinasi yang diberikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu di Sentani. Kontak erat dengan pasien Covid-19 di Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Sentani dipastikan cukup banyak.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Jumlah kasus yang terkonfirmasi positif di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura dipastikan terus mengalami peningkatan. Hal ini sejalan dengan kegiatan surveilans yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mendeteksi pasien terpapar yang berasal dari kontak erat dengan pasien yang lebih dulu terkonfirmasi positif.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan, jumlah masyarakat yang terlibat dalam kontak erat dengan pasien Covid-19 di Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Sentani dipastikan cukup banyak. Bahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mengalami kewalahan untuk mendeteksi rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Distrik Sentani.

“Belum bisa dikontrol baik karena kontak erat dari satu orang ke orang yang lain itu cukup panjang,” katanya.

Bahkan kata dia, meskipun pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura sudah berusaha untuk melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang diduga melakukan kontak erat, namun sebagiannya juga masih ada yang menolak untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan status kesehatannya.

Dia juga menyebutkan, rata-rata penyebaran Covid-19 ini terjadi di kluster keluarga.

Sehingga yang menunjukkan angka peningkatan jumlah kasus yang  terkonfirmasi positif di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura itu berasal dari penelusuran kontak erat yang dilakukan oleh gugus tugas.

“Untuk Distrik Sentani saat ini total kasus yang terkonfirmasi dan yang sedang menjalani isolasi ada 22 dari jumlah keseluruhan 28 orang,” tandasnya.

Dia mengaku, saat ini pemerintah hanya melakukan upaya  3T atau tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien (treatment).

Selain itu, pemerintah juga melakukan kerja sama dengan seluruh fasilitas kesehatan baik klinik maupun Puskesmas yang ada di Kabupaten Jayapura untuk mendapatkan hasil pasien yang terkonfirmasi positif.

“Kita ada aplikasinya jadi Puskesmas tes dan juga klinik tes, itu langsung kita tangani dengan isolasi mandiri bagi yang gejala ringan dan tanpa gejala sedangkan yang gejala sedang dan berat itu diarahkan untuk isolasi di rumah sakit,” ujarnya.

Langkah lain yang dilakukan pihaknya dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *