Kasus Covid-19 di Merauke Kembali Melonjak   

dr. Nevile R. Muskita .(Sulo/cepos)

Sehari Tambah 21 Kasus, Pasien Berumur 18 Tahun Meninggal Dunia

MERAUKE– Kasus   Covid -19 di Kabupaten Merauke menunjukkan lonjakan dalam beberapa hari  ini, Jika  pada Jumat (18/6), jumlah terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani perawatan  atau karantina di Kabupaten Merauke sebanyak 14 kasus, namun pada Sabtu  (19/6) melonjak menjadi 35 kasus atau bertambah  21 kasus.

  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita  ketika dihubungi  Cenderawasih Pos mengungkapkan bahwa  lonjakan yang terjadi ini, selain karena  adanya pelaku perjalanan  juga  transmisi lokal dari  pasien yang terkonfirmasi Covid sebelumnya.

  Tak hanya terjadi lonjakan kasus,  namun 1 pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Merauke meninggal dunia. Pasien  tersebut, kata Nevile adalah seorang perempuan  berumur 18 tahun. Pasien tersebut datang ke RSUD Merauke  pada tanggal 15 Juni 2021 dengan keluhan demam dan lemas , post curetase rujukan dari Puskesmas Ngguti pada 1 Juni 2021 dengan retensio placenta.

    Kemudian  pada 16 Juni diswab dan dilakukan pemeriksaan TCM dimana hasilnya terkonfirmasi  positif Covid-19. “Kemudian tanggal 17 Juni, kondisi terus menurun dan pada Sabtu  (19/6) pasien meninggal dunia sekitar pukul  05.30 WIT,” kata Nevil.

   Dengan kematian tersebut, maka jumlah pasien Covid-19 yang meninggal  di Kabupaten Merauke  tercatat  55 orang. Untuk diketahui  pula bahwa dengan adanya tambahan  21 pasien Covid tersebut membuat  daftar jumlah terkonfirmasi Covid  di Kabupaten Merauke secara kumulatif sejak ditemukan pada  Maret 2020 lalu sebanyak 954 kasus dengan  jumlah yang sembuh sebanyak 864 kasus.

   Terkait dengan lonjakan kasus  ini,  Nevile Muskita mengingatkan Kembali masyarakat untuk tidak mengabaikan  penggunaan masker ketika   berada di luar  rumah terutama saat berada di area publik, jaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan  air mengalir. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *