Bulog Siap Dukung Program Pemprov PACE JUARA

Mohamad Alexander.(Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Perum BULOG sebagai BUMN yang bergerak dibidang pangan memerlukan distribusi logistik pangan yang efisien, efektif, lancar dan aman. Untuk itu Bulog siap mendukung program Pemprov PACE JUARA (Pengendalian Percepatan Papua Satu Harga).
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua & Papua Barat Mohamad Alexander menjelaskan, infrastruktur transportasi merupakan salah satu faktor penting dan pendukung yang berpengaruh dalam membentuk harga suatu komoditi. Semakin bagus dan lancar infrastruktur transportasi (baik antar Provinsi antar kabupaten) maka akan semakin memperlancar proses distribusi komoditi di suatu tempat.
Hal tersebut mengakibatkan biaya distribusi dapat ditekan karena volume dan intensitas distribusi semakin banyak dan lancar yang efeknya akan menurunkan harga jual komoditi di suatu tempat.
Dijelaskan, harga komoditi pangan di Provinsi Papua sangat dipengaruhi oleh kelancaran distribusi pasokan dari luar Papua, hal ini dikarenakan mayoritas wilayah Papua bukan merupakan daerah produsen (kecuali Kab. Merauke sebagai daerah produsen beras), sehingga sebagian besar pasokan komoditi bergantung pada daerah produsen seperti Sulsel dan Jatim yang mengakibatkan harga Bapokting (bahan pokok dan penting) akan sangat fluktuatif, bergantung kondisi stok dan pasokan dari daerah produsen. Ditambah lagi faktor transportasi laut baik tarif maupun lama pengiriman juga menjadi faktor perubahan harga jual, sehingga berimplikasi terjadinya disparitas harga Bapokting. Untuk itu, Bulog siap mendukung program Pemprov PACE JUARA (Pengendalian Percepatan Papua Satu Harga).
“Kehadiran Tol Laut jalur T-19 merupakan solusi alternatif bagi Bulog dalam mendistribusikan komoditi pangan yang dikelolanya khususnya beras. Trayek ini sekaligus menjawab persoalan rendahnya serapan beras Merauke akibat mahalnya biaya transportasi angkutan laut. Bulog dipercaya mengoptimalkan penggunaan tol laut trayek T-19 tersebut maupun rute lainnya dalam rangka mendukung program pemerintah, khususnya terkait pemanfaatan transportasi jalur distribusi pangan yang lebih efisien dan efektif melalui tol laut, sejak diluncurkan oleh Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada awal tahun ini,”ungkapnya, Rabu(16/6)kemarin.
Ke depan Perum BULOG Kanwil Papua & Papua Barat akan terus mengoptimalkan Tol Laut Rute T-19 dan harapannya dapat berjalan lebih baik lagi, baik dari segi infrastruktur di pelabuhan yang disinggahi kapal Tol Laut maupun infrastruktur akses dari pelabuhan ke pusat kota, sehingga dapat lebih menekan biaya operasional.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *