Ajak Masyarakat Selamatkan Ekosistem Papua

Asisten 3 Setda Kabupaten Jayapura, Timothius Demetow bersama Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yan Yap Ormuseray, ketika menanam pohon guna memperingati hari Lingkungan Hidup se-dunia di Kalkote, Jumat, (18/6).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Memperingati hari lingkungan hidup se-dunia yang diperingati setiap 5 Juni, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Papua untuk meningkatkan kesadarannya dan melakukan tindakan untuk mendukung dan mendorong perubahan dalam pelestarian lingkungan hidup.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yan Yap Ormuseray mengatakan, peringatan hari lingkungan hidup se-dunia merupakan bentuk kampanye untuk menyampaikan upaya penyelamatan guna mendukung kelestarian lingkungan.
“Tema hari lingkungan hidup se-dunia, ekosistem, restorasi dengan kampanye reimagine, recreate, restore,” kata Yan Yap Ormuseray kepada wartawan di Pantai Kalkote Sentani, Jumat (18/6).
Dikatakan, tema nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia adalah restorasi, ekosistem, menciptakan penghidupan. Dalam konteks provinsi, tema itu disesuaikan dengan kondisi yang ada di Papua yaitu selamatkan ekositem Papua. Kata dia, ekosistem, restorasi ini dapat diartikan sebagai upaya pemulihan ekosistem yang telah terdegradasi serta pelestarian ekosistem yang masih baik. Ekosistem, baik alami dan buatan bisa dipulihkan, termasuk hutan, lahan pertanian, perkotaan, lahan basah dan lautan. Ekosistem yang lebih baik akan menjaga keanekaragaman hayati yang kaya manfaat, yang lebih besar bagi bumi dan masyarakat.
“Memulihkan ekosistem berarti melindungi dan meningkatkan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Adapun langkah-langkah untuk merestorasi ekosistem yaitu go green, menerapkan prinsip 3R yaitu Ruse, Recycle, dan Reduce. Memperingati hari lingkungan hidup se-dunia kali ini instansi yang bernaung di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Provinsi Papua melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari penanaman pohon atau penghijauan di sejumlah tempat, grebek sampah, edukasi pengolahan sampah organik dengan cara komposer dan takakura yang bekerjasama dengan pusat pengendalian pembangunan ekoregion Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kemudian edukasi pembuatan biopori bekerjasama dengan pusat pengendalian pembangunan ekoregion dan edukasi cara pemilihan dan pemanfaatan sampah plastik,”terangnya.
Sementara itu, Asisten 3 Setda Kabupaten Jayapura, Timothius Demetouw sangat mengapresiasi program kerja yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua di Kabupaten Jayapura. Bertepatan dengan momen itu, dia mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura agar tidak membuang sampah dan merusak lingkungan. Apalagi kata dia, di tahun 2019 di Kabupaten Jayapura telah terjadi bencana alam yang sangat dahsyat.
“Kami dari pemerintah kabupaten sangat mengapresiasi atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menggerakkan seluruh komponen, baik itu TNI-Polri, pemerintah daerah, boleh hadir untuk bekerjasama membersihkan tempat ini,” katanya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *