Sony Wanimbo Bantah Tidak Mengenal Tersangka Sebelumnya

Ketua DPRD Tolikara, Sony Wanimbo didampingi kuasa hukum, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kopitiam, Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (19/6). Foto: Yewen/cepos

Siap Klarifikasi di Polda Jika Dipanggil

JAYAPURA- Ketua DPRD Tolikara, Sony Wanimbo didampingi kuasa hukum melakukan klafirikasi terhadap dugaan kasus penyuplai senjata api (senpi) kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyeret namanya.

Menurut Sony Wanimbo, tersangka yang di tangkap oleh Satgas Nemangkawi ini sesungguhnya dirinya tak mengenal dan tidak benar jika menyebut dirinya kuliah di Bali.

“Salah kalau bilang saya kuliah di Bali. Saya kuliah di Jakarta di Universitas Nasional dan status saya masih mahasiswa pascasarjana di universitas tersebut,” katanya kepada wartawan di Kopitiam, Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (19/6).

“Kalau pihak keamanan minta bukti ijazah sarjana saya ada,” tambahnya.

Kata Sony, dirinya tidak pernah mengenal sebelumnya dan tatap muka pun belum pernah. Tak hanya itu, sampai sekarang dirinya belum mendapatkan surat panggilan dari Polda Papua.

Lebih lanjut, Sony menyampaikan, dalam pemberitaan di media tidak menyebut oknum atau alias dan lain-lain, tetapi nama dirinya sudah dikeluarkan. Padahal pemanggilan belum, penahanan belum dan tersangka juga belum.

“Ini saya lihat pihak keamanan tidak melihat hal ini baik-baik. Karena saya belum jadi tersangka, sehingga ini kategori sudah mencemarkan nama baik saya dan pembunuhan karakter secara sistematis,” ujarnya.

Sony berharap, keterangan lebih lanjut terkait dengan keterangan tersangka, maka jika ada pemanggilan, maka dirinya akan memberikan keterangan lebih rinci dan teliti lagi di Polda.

“Apabila besok ada surat pemanggilan dari Polda,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Sony Wanimbo, Aloysius Renwarin, S.H mengungkapkan bahwa yang pertama hari ini pihaknya jumpa pers, kedua jika ada pemanggilan di Polda, maka akan dilakukan pendampingan hukum dan ketiga jika ada tuduhan-tuduhan lain yang tidak mendasar, maka akan di tempuh melalui jalur hukum.

“Kami koalisi yang terdiri dari 100 pengacara ada di belakang pak Sony,” ungkapnya.

Di tempat yang sama mewakili Kakak Senior dan Tim Koalisi Hukum Sony Wanimbo, Diaz Gwijangge menyampaikan selaku senior, Sony waktu menempuh pendidikan di Jakarta tidur di rumah dinas di Kalibata Jakarta.

“Dari pemberitaan di media itu rancuh dan tidak mendasar,” ujar mantan Anggota DPR RI ini. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *