Pemda Pegubin Melepas 231 Tenaga Kesehatan Untuk Melayani Masyarakat Di 34 Distrik 

Drs. Aquino B Uropmabin saat menyerahkan  SK kepada perwakilan tenaga kesehatan. (Humas for cepos)

JAYAPURA – Setelah dua hari mengikuti pembekalan 231 tenaga kesehatan yang  di rekrut sebagai satuan tugas pegunungan bintang sehat, rabu (16/6 ) kemarin secara resmi dilepaskan Asisten Satu Bidang Pemerintahan Umum Drs. Aquino B Uropmabin di kukding oksibil.

231 tenaga satgas pegunungan bintang sehat tersebut akan di tempakan di 34 distrik, 277 kampung untuk menjalankan tugas pelayanannya selama kurun waktu yang di tentukan yakni lima tahun.

Melalu rilis yang di terimah Cenderawasih Pos,  Asisten Satu  dalam sambutannya  menuturkan, Guru dan Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pembangunan manusia dan juga daerah.

“Sehat dan cerdasnya rakyat di tangan guru dan tenaga kesehatan, jika mereka ini tidak ada tentu takan ada bangsa, negara dan pemerintahan juga uang dan tidak ada orang cerdas , yang ada adalah manusia masualis atau manual,” katanya.

Nantinya Kata dia, Dilapangan 231 tenaga kesehatan yang di rekrut ini akan menghadapi tipe orang yang pola hidupnya rutinitas, sama halnya dengan kenyataan hidup di ibu kota ini, yakni tidur bangun pergi cek angka togel pulang, dan ini secara sengajah atu tidak sengajah semakin membudaya di kota oksibil. dengan demikian 231 tenaga kesehatan yang di bekali kiranya kehadiranmu di sana membantu orang yang  buta untuk melihat, orang tuli untuk mendengar dan orang lumpuh untuk berjalan dengan tanganmu yang penuh rahmat.
Anda di bekali dan diutus untuk mengajarkan kepada masyakat pegunungan bintang  budaya,  hidup, sehat, bersih dan cerdas, untuk itu laksanakanlah tugas perutusan ini dengan mengahdirkan Tuhan dalam setiap diri anda serta mengutamakan pendekatan yang harmonis kiranya pelayananmu menyelamatkan rakyat pegunungan bintang.

“Hadirkan Tuhan dan jahui larangannya dengan begitu tugas perutusan ini akan7 mengasilkan buah yang sehat dan berlimpah”katanya.
Dokatakan, Dalam pelayanan tentu akan mengalami berbagai kendala, seperti keadaan geografis yang sulit di jangkau, jaringan komunikasi yang minim, jaringan listrik tidak ada,serta juga akan menghadapi karakter hidup masyakat setempat yang serba terbatas juga pola hidup yang masih tradisional,  dengan demikian para nakes yang mengikuti pembekalan ini dapat membangun komunikasi aktif dengan kepala puskesmas dan senior yang ada agar tidak mengalami kesulitan dalam pelayananya.

“Secara pribadi, juga mewakili pemerintah daerah menyampaikan selamat menjalankan tugas perutusan ini kiranya pelayananmu membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi sehat cerdas mandiri ekonomi berbasias tataruang dan budaya dapat terwujud,” ujarnya,  ( oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *