Operasi KBWM Bakal Digelar Mengedepankan Pre Emtif Bukan Militer

Aktivitas lalu lalang kendaraan di jalan baru Abepura, dimana Polda Papua dalam waktu dekat ini bakal menggelar Operasi Kepolisian Bina Waspada Matoa 2021.(Elfira/Cepos)

JAYAPURA – Operasi Kepolisian Bina Waspada Matoa (KBWM) 2021 bakal digelar di wilayah hukum Polda Papua, dengan tujuan untuk membangun sebuah kesiap siagaan aparat Polri dengan mengedepankan Pre Emtif (Soft Approach) yaitu pendekatan kemanusiaan bukan dengan pendekatan penegakan hukum maupun militer dengan cara tatap muka, pembinaan, sambang, ataupun segeala sesuatu yang bersifat humanis

Wadir Binmas Polda Papua AKBP Yamin Dian Priono menyampaikan, Operasi kewilayahan dilaksanakan di wilayah hukum Polda Papua, tidak terpusat. “Operasi ini dilaksanakan 15 hari mulai tanggal 23 juni 2021 hingga 7 juli 2021 dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres di wilayah Polda Papua,” kata AKBP Yamin.

Kanjutnya, target operasi ini adalah orang atau kelompok masyarakat, kegiatan, benda. Sasaran Bina Waspada adalah tindakan radikalisme maupun kelompok orang yang memiliki paham radikal ataupun kekerasan.

“Faktor radikalise bisa masuk ke suatu wilayah Papua khususnya, faktor geografi yakni memiliki suatu kerentanan teroris masuk ke suatu karena suatu suatu tempat dan diapit beberapa Negara memiliki banyak jalur,” jelasnya.

Lanjutnya, faktor demografi yaitu mayoritas keyakinan tertentu atau aliran tertentu serta budaya yang majemuk juga merupakan rawan terhadap kelompok tertentu yang memiliki sifat radikalisme.

“Belum lagi sumber daya alam juga merupakan suatu potensi oleh kelompok radikal untuk mengkampanyekan ideologi, belum lagi dari faktor ekonomi mulai dari kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial,” jelasnya.

Ciri ciri terorisme adalah menjauhi lingkungan pergaulan, menutup diri, adalah salah satu ciri terorisme. Kepolisian terus mencoba menstimulan masyarakat agar berbuat sesuai dengan aturan yang ada.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Papua ini tetap aman dan kondusif, dikarenakan ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *