Bupati Nduga: Bangun Nduga Harus Serius, Jangan Setengah-setengah

Bupati Nduga Didampingi Kadis PUPR Nduga dan Tim Kementrian PUPR berbincang bincang di tengah jalan Survei di Mumugu dan Batas Batu. ( foto: humas Kabupaten Nduga)

Kemeterian PURP Rencana Aspal jalan 5KM, Bupati Minta Tambah 15 KM

KENEYAM – Kementrian PUPR melalui Balai Papua  direncanakan membangun jalan aspal dari dari Keneyam menuju Batas Batu yang menghumbungkan jalan antar Kabupaten Nduga dan Kabupaten Asmat ini tahun anggaran 2021 sepajang 5 KM. Rencana pembangunan jalan ini membuat Bupati Kabupaten Nduga Wentius Nimiangge tidak puas. Pasalnya jarak 5 KM jalan yang akan diaspal dianggap terlalu pendek dan tidak menjawab kebutuhan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nduga.

Orang nomor satu di Nduga ini minta kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk membangun Papua dan khusus Pengunungan Tengah Papua dan terlebih Khusus lagi Kabupaten Nduga itu harus dengan sungguh-sungguh dan serius.” Jangan buat kita penasaran dan setengah-setengah,” ujarnya.

“ Pemerintah pusat melalui Balai Jalan hanya kasih 5 KM ini untuk apa? Yang kami butuhkan tahun 2021 ini harus dapat 20 KM. sehingga dari Balai Jalan sudah datang di lapangan untuk membangun 5 KM jalan aspal, maka saya minta tambah kepada Balai dan PUPR  untuk 15 KM lagi, sehingga totalnya  20 KM harus dibangun di tahun 2021 ini,” ungkap Bupati Nduga.

Pada Jumat (11/6) lalu, Bupati Nduga bersama Tim dari Kementerian PUPR  turun langsung di Lapangan di Kabupaten Nduga, tepatnya  di Batas Batu dan pelabuhan Mumugu di kabupaten Asmat yang menjadi pusat distribusi barang dan jasa.   Kunjungan untuk melihat kondisi jalan dari Kabupaten Nduga menuju Kabupaten Asmat menghumbungkan antara laut dan darat ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Nduga, bersama Ketua DPRD Kabupaten Nduga, Asisten I Bidang Pemerintahan Nduga, dan tim dari kementrian dan Balai Papua. Dalam kunjungan ini  sekalipun melelahkan karena medan yang sulit untuk dilalui, namun untuk membangun dan membuka isolasi daerah baru harus berjuang keras dengan berbagai cara agar daerah ini bisa dibuka akses lebih cepat demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nduga.

Bupati Nduga menjelaskan bahwa pemerintah pusat harus memberikan perhatian serius untuk Kabupaten Nduga, karena ini daerahnya luasnya luar biasa maka turunkan anggran untuk membangun Jalan itu jangan setengah-setengah atau hanya uji coba. “Harus kasih itu sepenuh hati, maka saat ini orang kementrian datang di kabupaten Nduga saya ajak keliling Nduga ini supaya mereka pulang kembali bisa laporkan ke pimpinan Balai Papua dan Menteri PUPR atau Dirjen kementrian, `bahwa Bupati Nduga minta 15 KM lagi maka tahun ini kita bias membangun 20 KM,” tegasnya.

Dalam Ksempatan yang sama dari Kementrian PUPR Budi, menjelaskan  pihaknya dari kemntrian PUPR atau Balai Papua sudah turun di Kabupaten Nduga untuk survey  jalan dari ibukota Keneyam menuju pelabuhan batas atau Mumugu perbatasan lansung dengan Kabupaten Asmat.” Kami melihat disini pemerintah pusat harus serius membangun Kabupaten Nduga karena wilayah Selatan Nduga ini punya potensi yang sangat besar yaitu memiliki pelabuhan maka distribusi barang akses perputran ekonomi nya cepat dan kapal masuk di pelabuhan Batas Batu dan Mumugu bisa jadi pintu masuk pembangunan di wilaya Pengungan tengah Papua karena penghunbung jalan Wamena Nduga sudah sedang dibangun , penghumbung jalan Yahukimo Nduga sedang dibangun maka Kabupaten Nduga satu satunyan wilayah yang memiliki Potensi bisa untuk ditsribusi barang di kawasan pengunungan tengah dan harga barang bias  turun,” paparnya. (Humas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *