Terharu Doa Masyarakat untuk Sang Suami

Yulce Enembe.(Gamel/cepos)

JAYAPURA – Kondisi kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe saat ini bisa dipastikan jauh lebih baik. Ini setelah sang istri, Yulce Enembe memberi pernyataan ke media bahwa ada banyak doa yang dipanjatkan oleh masyarakat untuk kesembuhan sang suami. Meski tak menyebut sakit apa namun  dengan jawaban konkrit ia menyampaikan bahwa doa orang takut Tuhan banyak membantu penyembuhan suaminya.

“Saya merasakan  hidup itu tak sendiri dan harus didukung orang lain. Banyak yang mendoakan bapa (Lukas Enembe)  sehingga Tuhan masih menyertai,” kata Yulce menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos usai melantik tiga ketua tim PKK Kabupaten di gedung negara Dok V Jayapura, Selasa (14/6) lalu. Ia mensyukuri karena sang suami kondisinya terus membaik dan ini diyakini karena masyarakat ikut mendoakan. Yulce menyebut meski dari jauh jika doa disampaikan oleh orang yang takut akan Tuhan maka besar kuasanya.

“Manusia boleh merancang dengan segala macam cara namun jika tak ada campur tangan Tuhan maka itu sulit. Kita semua bisa hebat tapi pasti dibantu orang lain. Banyak dukungan masyarakat yang mendoakan dan sayang pa gubernur sampai sekarang. Jika Tuhan ada itu tidak mustahil dan Tuhan akan buat lebih hebat,” bebernya. Ia menganalogikan dari cerita orang tuanya saat di kampung dulu dimana terkadang pisang jika sudah tumbuh besar kemudian berbuah dan semakin tua maka buah juga akan semakin besar.

Nah, disaat buah semakin berat biasanya pohon akan miring. Dari  posisi tersebut biasanya orang tuanya akan menyanggah pohon tadi dengan kayu agar tidak roboh. Kayu ini yang menurut Yulce adalah orang – orang yang ikut mendoakan gubernur.

“Jadi pohon tersebut tidak akan roboh. Dia akan tetap berdiri hingga buahnya dipanen atau dipetik. Ini yang saya maksudkan doa dan dukungan dari masyarakat tadi. Periode pertama sudah selesai dan sekarang memasuki pertengahan periode kedua, semoga semua pemimpin dan rakyatnya dikasihi oleh Tuhan,” tutup Yulce yang diamine tamu di ruangan. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *