TMMD Disusun dengan Sistem Bottom up Planning

Bupati Sarmi, Drs. Eduard Fonataba, MM., menyerahkan peralatan kerja berupa sekop dan cangkul kepada anggota TNI-Polri pada acara pembukaan kegiataan TMMD ke-111 TA. 2021 Kodim 1712/Sarmi di aula Makodim 1712/Sarmi, Distrik Sarmi Selatan, Selasa (15/6).(Kodim 1712/Sarmi for Cepos)

*Bupati Sarmi Buka TMMD ke-111 TA. 2021 Kodim 1712/sarmi

SARMI-Bupati Sarmi, Drs. Eduard Fonataba, MM., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Tahun Anggaran 2021 Kodim 1712/Sarmi di aula Makodim 1712/Sarmi, Distrik Sarmi Selatan Kabupaten Sarmi, Selasa (15/6).

Kegiatan yang mengangkat tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” ini akan dilaksanakan di Kampung Dorba, Distrik Pantai Timur, dari tanggal 15 Juni hingga 15 Juli 2021.

Acara pembukaan kemarin ditandai dengan penandatanganan naskah hibah TMMD ke-111 Kodim 1712/Sarmi oleh Bupati Sarmi Drs. Eduard Fonataba, MM., dan Dandim 1712/Sarmi, Letkol Inf. Rizky Marlon Silalahi, SIP. Dalam kesempatan itu, Bupati Eduard Fonataba menyerahkan peralatan kerja kepada perwakilan anggota pelaksana TMMD ke-111 Kabupaten Sarmi.

Bupati Sarmi Drs. Eduard Fonataba, MM., dalam sambutannya mengatakan, program TMMD yang dilaksanakan secara rutin dalam setahun ini, merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat.

Diakuinya, proses perencanaan TMMD disusun dengan sistem “bottom up planning” yang melibatkan berbagai instansi dan komponen hierarkis diawali di tingkat kampung, masyarakat dengan musyawarah. “Kemudian kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat pusat dan selanjutnya ditetapkan program distrik sebagai sasaran membangun desa,” ungkap Bupati Fonataba dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (15/6) kemarin.

Dikatakan, kegiatan TMMD ini diprioritaskan untuk daerah terpencil, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan kumuh. Termasuk daerah lain yang terkena bencana, tertinggal, dalam konteks kepentingan pembangunan.

“Program TMMD merupakan sarana untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah serta pembangunan mendukung meningkatkan akselerasi dalam desa rangka pembangunan nasional,” tuturnya.

Program TMMD yang dilaksanakan di Kampung Dorba, Distrik Pantai Timur menurutnya ditujukan pada pembangunan sasaran fisik dan non fisik. Dalam pembangunan fisik ditujukan pada pembangunan berbagai sarana dan infrastruktur masyarakat di wilayah seperti pembangunan gereja, balai kampung dan rumah serta sarana masyarakat lainnya.

“Pembangunan berbagai infrastruktur dan sarana masyarakat tersebut sebagai contoh pembangunan gereja, sangat bermanfaat pada kualitas peningkatan masyarakat. Pembangunan balai kampung dan rumah akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka akselerasi pembangunan kampung menuju ketahanan wilayah yang tangguh,” bebernya.

“Perlu saya sampaikan bahwa salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer

Selain Perang (OMSP), sebagaimana tertuang dalam UU TNI nomor 34 tahun

2004 adalah membantu tugas pemerintahan di daerah. Sebagai bagian dari komponen masyarakat, TNI tetap konsisten untuk rakyat dan membantu kesulitan, memberdayakan dan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan serta kualitas sumber daya masyarakatnya,” sambungnya.

Kegiatan ini memiliki dua sasaran pokok, yakni sasaran fisik dan non fisik. Untuk sarana dan sasaran fisik diprioritaskan membangun infrastruktur, yang secara prasarana menyentuh langsung di masyarakat sehingga diharapkan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat di daerah.

“Sementara sasaran non fisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri, serta tumbuh kesadaran untuk memberdayakan potensi daerahnya menuju kehidupan sosial masyarakat yang lebih maju, sejahtera dan mandiri,” ujarnya.

Selain itu, sasaran non fisik juga dimaksudkan untuk komitmen dan menggugah persatuan memupuk kesatuan bangsa, meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme dalam rangka memantapkan semangat bela negara yang sangat penting artinya bagi kepentingan pertahanan negara.

Partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat diakui Bupati Fonataba  menjadi kunci penentu bagi keberhasilan komponen dan penyelenggaraan TMMD. Kelancaran hal tersebut sejalan dengan tema yang diangkat pada TMMD Ke-111, yaitu “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”.

“Melandasi dan memaksimalkan tema tersebut harus memotivasi dan pencapaian sasaran TMMD yang telah ditetapkan.  Bangun soliditas dan sinergitas yang kokoh antar sesama prajurit TNI, serta antara prajurit TNI dengan Polri, aparat pemerintah dan komponen masyarakat lainnya guna mengoptimalkan pelaksanaanTMMD ini. Jadilah contoh, sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat dalam daerahnya. Membangun menuju kemandirian serta kepatuhan terhadap hukum dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fonataba mengingatkan personel pelaksana TMMD ke-111 Kabupaten Sarmi, untuk senantiasa menghormati dan memahami adat  istiadat dan budaya setempat. Dirinya juga meminta untuk senantiasa melakukan komunikasi dengan masyarakat serta menampilkan sikap dan perilaku prajurit TNI yang dapat merebut simpati masyarakat setempat.

“Serta jadilah prajurit TNI yang mencintai dan dicintai rakyat, Kemanunggalan TNI-Rakyat. Kepada Satgas TMMD ini, saya ucapan  terima kasih dan Penghargaan yang tulus, atas kerja samanya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pembukaan TMMD ini dihadiri Wakapolres Sarmi, Kompol Abdul Rahman, Danramil 1712-01/Sarmi Kapten Inf Ratno, Pasolog Kodim 1712/Sarmi Kapten Inf Sunarman, Pasiter Kodim 1712/Sarmi, Kapten Inf Marno,  AKP Komang (Kabag Ops Polres Sarmi ), Letda Inf Sutrisno (Danton Kompi B Yonif RK 75I/VJS), Letda (S) Ari Sitorus (Danpos AL Sarmi ), Lettu Cpm Slamet Basuki (Dansubdenpom Sarmi ), Joselina S. Boray, S.SIT (Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sarmi), Sansan (Kepala Distrik Pantai Timur) dan Ondoafi Kampung Betaf, Abner Ebor. (nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *