Lulusan SD Tahun ini Dinilai Tak Maksimal

Siswa di SD Negeri Entrop didampingi orang tuanya saat melihat hasil kelulusan lewat online, Selasa (15/6) kemarin.)(Priyadi/Cepos)

*Orang Tua, Guru Berharap Tahun Ajaran Baru BTM Dilaksanakan

JAYAPURA-Kelulusan Siswa Sekolah Dasar (SD) telah diumumkan Selasa (15/6) kemarin.  Pengumuman kelulusan dilakukan secara online, dimana orang tua diberikan amplop yang didalamnya ada password dan website untuk melihat anaknya lulus atau tidak hal ini untuk menghindari kerumuman dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Grace Maromon salah satu orang tua SD Negeri Entrop mengatakan,  kelulusan tahun ini tak memuaskan, karena anak-anak belajar di rumah, ujian sekolah juga di rumah, hal ini tentu menurunkan kualitas pendidikan anak.

Beda jika belajarnya di sekolah ada guru yang mengajar setiap mata pelajaran, jika diberikan tugas ada yang mengawasi. Kalau di rumah anak-anak belajar tidak maksimal, tidak ada yang mengawasi saat ujian sekolah.Dan kelemahan lainnya, anak-anak tidak serius belajar, kalau belajar di rumah tidak ada yang membimbing  beda dengan guru saat memberikan pelajaran di sekolah.

“Apalagi jika orang tuanya tidak mampu atau tidak mempunyai pendidikan yang baik tentu yang menjadi korban adalah anak, terlebih jika kedua orang tuanya  sama-sama sibuk bekerja tentu tidak ada yang bisa mendampingi dalam hal belajar “katanya.

Ia berharap, tahun ajaran baru 2021 sudah bisa dilaksanakan belajar tatap muka di sekolah, yang penting tetap dilakukan penerapan prokol kesehatan yang baik.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Entrop Melina Lumbanraja, S.Pd.,  mengakui  pihaknya juga tak puas dengan kelulusan siswa SD tahun ini, karena siswa belajar di rumah beda dengan mereka belajar di sekolah karena ada interaksi antara guru dan siswa, jika ada kendala bisa langsung di atasi dengan baik, termasuk dalam hal memberikan tugas jika dilakukan di sekolah maka guru akan tahu kemampuan individu setiap siswa.

Namun dengan kondisi seperti saat ini Covis-19 masih tinggi tentu agak riskan menggelar Belajar Tatap Muka (BTM), tentunya faktor keselamatan tetap menjadi yang utama.  Dia berharap di tahun ajaran baru BTM tetap dilaksanakan tentnya dengan menerapkan prokes yang ketat. (dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *