Banyak Kampung Hanya Gunakan Uang, Lupa LPJ

Elisa Yarusabra.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra mengatakan, sejauh ini masih banyak kepala kampung yang belum menyampaikan atau memasukkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana desa tahun 2020, meskipun pemanfaatan uangnya sudah habis atau selesai.

“Masih banyak kampung yang sudah menggunakan uangnya, tapi belum memasukkan LPJ-nya,” kata Elisa Yarusabra kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, (15/6) kemarin.

Sehubungan dengan itu, untuk tahun 2021, pemerintah memperketat penyaluran dana desa atau dana kampung guna untuk memaksimalkan pertanggungjawaban dari setiap kepala atau aparat pemerintah Kampung terhadap penggunaan keuangan sebelumnya.

“Tahun ini kita perketat penggunaannya,  semua wajib memasukan laporan baru kita salurkan secara bertahap,” katanya.

Lanjut dia, saat ini pihaknya baru menyalurkan dana 8% dari 40% tahap pertama yang semestinya sudah harus disalurkan kepada setiap kampung. Dari 139 kampung yang ada, baru sebagian kecil nya saja yang sudah memasukkan laporan dan pihaknya hanya menyalurkan dana 8% dari 40% tahap pertama kepada mereka yang sudah menyampaikan laporan pertanggung jawabannya.

“Baru 64 kampung dari 139 kampung sayang sudah kita salurkan tahap pertama sebesar 8%,” paparnya.

Menurutnya, sisa dari 8% tahap pertama dari total 40% itu sebanyak 32% dan itu akan disalurkan setelah pengajuan dari kepala daerah kepada pihak KPPN. Sekali lagi dia memastikan untuk sisa dari 40% itu hanya disalurkan bagi kampung-kampung yang sudah lebih dulu mencairkan 8% nya dan secara khusus bagi mereka yang sudah melaporkan penggunaan dana sebelumnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *