Bangun Pos Jaga dan Pasang CCTV di Jembatan Youtefa

Jembatan Youtefa tak lain merupakan ikon Kota Jayapura. Namun, siapa sangka ikon yang diresmikan sendiri oleh Presiden Joko Widodo ini sudah beberapa kali memakan korban. Alhasil, Pemkot Jayapura bersama Polresta Jayapura ambil tindakan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi.(Gratianus Silas/Cepos)

*Antisipasi Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan Hingga Menyebabkan Korban Jiwa

JAYAPURA– Mendengar kabar bahwa Jembatan Youtefa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Merah kembali memakan korban, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa korban dan keluarganya.

“Masyarakat yang melakukan aktivitas di Jembatan Youtefa perlu kehati-hatian. Karena sudah beberapa kali terjadi kejadian di situ yang sampai menyebabkan korban meninggal dunia. Kalau tidak hati-hati, maka akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkap Benhur Tomi Mano  kepada Cenderawasih Pos via telepon, Selasa (15/6) kemarin.

Wali Kota BTM menyebutkan, bukan hanya ruas jalan Jembatan Youtefa, melainkan Ring Road, merupakan jalan bebas hambatan. Oleh sebab itu, kendaraan tidak boleh memutar, berhenti, apalagi memarkir kendaraannya di bahu jalan.

“Kami sudah memberikan peringatan, sosialisasi di media. Bahkan turun langsung ke lapangan untuk menegur mereka. Termasuk yang suka selfie ekstrem dan mancing hingga keluar dari pagar pembatas,” tegasnya.

“Karena itu dapat berakibat fatal bagi orang yang bersangkutan. Termasuk kalau selfie yang berlebihan sampai keluar dari pagar pembatas, juga memancing, yang mana membahayakan diri sendiri. Apalagi di situ anginnya sangat kencang,” sambungnya.

Untuk meminimalisasi kejadian yang tak diinginkan di kawasan Jembatan Youtefa dan Ring Road, Wali Kota Tomi Mano mengatakan, Pemkot Jayapura dan Polresta Jayapura Kota sementara tengah membangun pos jaga di dekat Jembatan Youtefa.

“Kita sedang bangun pos jaga dekat Jembatan Youtefa. Kita juga akan pasang CCTV sehingga jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *