Pemain Indisipliner, Jacksen Sangat Kecewa

Jacksen F. Tiago.(Erik / Cepos)

*Jika Terjadi di AFC, Persipura Kena Hukuman Berat
JAYAPURA – Kekalahan 3-1 Persipura Jayapura atas Persita Tangerang membuat sang juru taktik Persipura, Jacksen F. Tiago merasa sangat kecewa. Bukan soal penampilan teknik bermain, namun sikap oknum pemainnya yang dinilai melakukan indisipliner yang membuat pertandingan harus dihentikan pada pertengahan babak kedua.
“Meski kita di babak pertama ketinggalan 3-0, tapi kami tim pelatih melihat ada peningkatan yang sangat signifikasn sekali dalam aspek permainan, ada banyak hal yang kita caba membawa ke dalam tim yang sudah di jalankan dengan baik. Hanya saja persoalan terbesar kita berhubungan indisipliner pada beberapa oknum yang sangat merugikan tim kita, yang puncaknya pada persoalan tersebut,” ungkap Jacksen, Senin (14/6).

Pelatih asal Brasil itu bahkan menyebutkan, sikap pemain sangat merugikan timnya bila bermain pada kasta AFC. Bahkan Jacksen mengaku, jika hal itu terjadi di ajang AFC, Persipura sudah pasti akan mendapatkan hukuman yang berat.

“Kita bisa didiskualifikasi atau kita bisa dihukum seumur hidup, saya sangat malu sebagai pempimpin tim ini, dan itu sebagai bukti bahwa saya tidak mampu membina tim ini dengan baik sampai saat ini, sampai pemain kita bisa lepas kontrol. Kalau di Liga Indoensia mungkin wasit tidak akan memberikan hukuman atau tidak ada kartu, tapi kalau di level Internasional harga diri saya dari orang Brasil itu tercoreng,” ujar Jacksen.

“Saya selalu bilang, sebelum saya membawa klub mana pun harga diri saya jauh lebih bernilai dan tinggi dari lambang apapun. Karena itu berhubungan dengan jati diri saya dan didikan ibu saya, sehingga saya selalu usaha menjaga itu sebaik mungkin,” cetus Jacksen.

Soal tindakan yang akan diambil kepada para oknum pemain yang sudah melakukan indisipliner, legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu mengaku akan melakukan tindakan yang tegas kepada para oknum tersebut, bahkan bisa saja berdampak kepada nasib sang pemain di dalam tim Persipura.

“Persoalan itu kita akan selesaikan secara internal, saya berpikir keputusan buruk yang bisa saya ambil. Jujur saya sangat kecewa sekali dan sangat memukul secara pribadi. Dan saya secara pribadi akan melakukan tindakan yang menurut saya pantas untuk membantu ini menjadi lebih baik lagi, saya tidak tahu apakah itu akan berdampak pada kehadrian saya dalam tim ini atau tidak, tapi yang jelas kita harus melakukan langkah-langkah yang bisa mebuat tim ini menjadi lebih baik,” ujar Jacksen.

Jacksen juga tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan yang berlarut-larut. Ia meminta kepada pemainnya untuk benar-benar memaknai ibadah yang sering mereka lakukan dalam keseharian bersam tim.

“Kalau saya sebenarnya kembalikan kepada pribadi masing-masing, tidak perlu bicara banyak. Kita harus tahu makna dari ibadah dan nyanyian kita. Saya rasa kalau kita bisa memahami itu kita akan bersikap lebih baik meskipun kita akan respect kepada sesama,” pungkas Jacksen. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *