Mutiara Hitam Digasak Pendekar Cisadane

*Keributan Antar Pemain, Babak II Pertandingan Dihentikan
JAYAPURA-Persipura Jayapura takluk 1-3 dari Persita Tangerang dalam laga ujicoba pra musim yang berlangsung di Stadion Indomilk Tangerang, Minggu (13/6) sore kemarin. Persipura dalam laga ujicoba ini menurunkan beberapa pilar utamanya.
Sejak menit awal, kedua tim bermain sama baiknya. Sayangnya kelengahan di lini belakang Persipura dimanfaatkan dengan baik oleh penggawa Persita Tangerang.
Kran gol Persita mulai terbuka di menit 12, setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak pinalti Persipura, skor 1-0 untuk Persita.
Hanya berselang tiga menit (15″), Pendekar Cisadane julukan Persita Tangerang kembali mengoyak jaring Persipura. Lagi-lagi, koordinasi lini belakang Persipura yang kurang solid membuat Gerry Mandagi memungut bola untuk kedua kalinya.
Persipura sebenarnya tidak tampil buruk dalam pertandingan ini. Mutiara Hitam beberapa kali melakukan tusukan ke pertahan lawan dan beberapa kali menciptakan peluang, hanya belum bisa berbuah gol.
Sibuk menyerang, Persipura justru kembali kebobolan di menit 36 melalui tendangan bebas. Skor 3-0 untuk Persita Tangerang menutup babak pertama.
Di babak kedua, Persipura mencoba memasukan legiun asingnya, Henrique Marcelino Motta untuk memperdalam pertahan Mutiara Hitam. Motta yang baru masuk langsung memperkecil kedudukan menjadi 3-1 usai sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor pinalti di menit 53.
Gol Motta sebenarnya mulai memacu agresivitas pemain Persipura. Sayangnya, pertandingan harus terhenti pada pertengahan babak kedua. Lantaran terjadi keributan di tengah lapangan yang membuat pertandingan tak bisa dilanjutkan. Persipura juga belum menurunkan striker asingnya dalam laga ujicoba ini.
Melalui akun media sosial resmi Persipura (Instagram), sang admin menuliskan komentar sang juru taktik Persipura, Jacksen F. Tiago yang sepertinya kecewa dengan sikap pemainnya dalam pertandingan yang membuat pertandingan harus dihentikan pada pertengahan babak kedua. “Sekelas AFC, perbuatan tadi kita akan didiskualifikasi,” cetus Jacksen dilansir dari Instagram Persipura.
Sebab itu, legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu meminta agar pemainnya untuk saling introspeksi diri agar lebih dewasa dalam pertandingan. “Kita semua mempunyai mimpi untuk mendapatkan prestasi tertinggi, bersama kita intropeksi diri untuk mencapai mimpi kita bersama,” pungkas Jacksen.
Sekedar diketahui, laga ujicoba tersebut merupakan laga ujicoba yang kedelapan, dan yang kedua sesama kontestan Liga 1. Berikutnya, Persipura kembali dijadwalkan akan menjalani laga ujicoba dengan Dewa United, tim Liga 2 pada 17 Juni mendatang.
Sementara itu, terkait pertandingan yang harus dihentikan sebelum waktunya, Manajer Tim Persita, I Nyoman Suryanthara berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi. “Dalam permainan sepak bola, tensi meninggi itu wajar. Tapi tadi keputusan itu memang serentak kami ambil, dari manajemen Persipura dan Persita, untuk menghentikan pertandingan karena kami tidak ingin permainan ini ternodai dengan hal-hal yang memicu emosional kedua belah pihak. Sempat terjadi kesalahpahaman tapi semua tetap terkendali dan bisa diselesaikan dengan baik,” ungkap Nyoman.
“Sayang sekali sebenarnya karena permainan berjalan sangat baik. Dan ini seharusnya bisa jadi ajang yang baik juga untuk Persita dan Persipura bisa menjajal kemampuan masing-masing. Tapi ke depannya semoga kita bisa kembali bertemu di lapangan dengan permainan terbaik kita. Yang penting, sportivitas tetap di atas segalanya dan kita semua saudara. Sedikit gesekan itu biasa, tapi di luar lapangan, kita semua tetap saudara,” tutup Nyoman. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *