Dua Pelajar Maksimal Diancam 12 Tahun Penjara

SENTANI-Satuan Narkoba Polres Jayapura telah melakukan penyidikan atas keterlibatan dua pelajar yakni AK dan YK dalam kasus peredaran narkoba jenis ganja di Kabupaten Jayapura.
Kasat Narkoba Polres Jayapura, Ipda Neovaldo Sitinjak mengatakan, dua tersangka yang merupakan pelajar SMA itu diancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.
“Sudah masuk tahap satu, keduanya diganjar dengan hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” ungkap Neovaldo Sitinjak, ketika dikonfirmasi media ini, Minggu (13/6).
Dia mengatakan, meskipun masih berada di bangku sekolah, dua pelajar tersebut diketahui tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena keduanya sudah berusia lebih dari 18 tahun.
“Memang masih sekolah, tapi usianya sudah di atas 18 tahun sehingga tetap dilakukan proses hukum,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Jayapura berhasil menangkap dua pelaku peredaran narkoba jenis ganja di sekitar wilayah Kota Sentani pada awal Juni 2021.
“Dua orang tersangka ini ditangkap di Jalan Raya Hawai Sentani saat anggota melakukan razia rutin di jalan,” katanya.
Dikatakan, dari tangan kedua pelaku tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja 261,75 gram. Selanjutnya barang bukti tersebut sebagian dimusnahkan dan menyisakan sedikit untuk dijadikan barang bukti.
“Kedua pelaku itu diketahui merupakan saudara sepupu, hendak pulang ke Kampung Nimbokrang dari arah Waena dengan membawa barang bukti ganja seberat 261,75 gram,”tuturnya.
Dia menjelaskan, kronologi penangkapan kedua tersangka ini berawal ketika anggota Polres Jayapura melakukan patroli rutin di area Jalan Hawai Sentani. Pada saat kejadian, kedua tersangka ini datang dari daerah Waena hendak menuju ke Nimbokrang. Sesampainya di jalan Hawai Sentani, keduanya yang saat itu mengetahui adanya aktivitas petugas kepolisian berusaha menghindar dan melarikan diri dari petugas. Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua pelaku itu. Pada saat diperiksa, keduanya diketahui membawa barang bukti narkotika jenis ganja sehingga selanjutnya polisi mengamankan keduanya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Kedua pelaku kini telah mendekam di tahanan Mapolres Jayapura. Kami masih memburu satu pelaku lainnya yang masih DPO, diduga sebagai otak dari pengedaran ganja tersebut, “tambahnya (roy/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *