Soal BTM, Takkan Jadikan Siswa Kelinci Percobaan

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM.(Gratianus silas/cepos)

JAYAPURA– Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku bahwa Pemerintah Kota Jayapura bersiap agar belajar tatap muka (BTM) dapat kembali dilaksanakan di tahun ajaran baru. Selain upaya menurunkan tren penularan di Kota Jayapura, pihaknya juga mempersiapkan Standard Operational Procedure (SOP) bagi pihak sekolah dalam melaksanakan BTM. Namun, Wali Kota Mano mengaku bahwa BTM akan dilaksanakan secara bertahap.

“Untuk BTM, tahun ajaran baru, kita laksanakan tapi secara pelan-pelan. Untuk jenjang TK dan PAUD belum bisa kita buka. Tapi kita bisa buka untuk SMP kelas IX dan SD kelas VI. Tapia da SOP yang diatur oleh Dinas Pendidikan,” ungkap Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., kepada Cenderawasih Pos, Jumat (11/6) kemarin.

Selain itu, Wali Kota Mano juga menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan BTM, bukan hanya kesiapan sekolah, tapi harus ada dukungan juga dari komite sekolah yang mewakili orang tua peserta didik, serta kesiapan dari pemerintah sendiri.

“Artinya, kita tidak akan menjadikan anak-anak kita, para peserta didik ini sebagai kelinci percobaan. Kita juga menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak kita. Sebab, kesehatan dan keselamatan itu merupakan hak asasi manusia (HAM) sehingga perlu kita perhatikan dan kita jaga,” terangnya.

Wali Kota Mano kembali menegaskan bahwa vaksinasi bagi para guru, tenaga pendidik, dan kependidikan menjadi satu kewajiban yang harus dipenuhi. Bagi yang belum divaksin, tidak diizinkan untuk mengajar di sekolah.

“Guru-guru SMP dan SD wajib divaksinasi. Kalau belum divaksin, tidak boleh pergi ke sekolah untuk mengajar. Kita akan buat SOP yang jelas untuk menjadi acuan sekolah dan anak didik,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *