Kepala Kampung Diminta Pimpin Warganya Buka Kebun

Wakil Bupati Marthin Yogobi, SH, M.Hum saat menyerahkan bantuan alat kerja kepada warga di Distrik Usilimo Kabupaten Jayawijaya.(Denny/Cepos)

WAMENA-Pemda Jayawijaya meminta Kepala Kampung untuk memimpin warganya membuka lahan perkebunan dan lahan itu atas nama kampung tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam penggunaan dana desa kepala kampung bisa melihat dan memprioritaskan perkebunan untuk mempertahankan pangan lokal.

  Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, MHum dalam kunjungan kerjanya di Distrik Usilimo mengakui jika banyak masukan yang disampaikan masyarakat dan terutama mereka menyoroti  Program 3 W (Win , Wam, Wene) sehingga pemerintah juga mendukung itu karena terkait dengan filosofi hidup masyarakat pegunungan Tengah Papua.

  “Kita mengajak semua masyarakat berkebun kembali karena dengan berkebun dapat meminimalisir berbagai gejolak sosial yang negatif di wilayah distrik, pemuda yang salah jalan kalau mereka berkebun bisa fokus untuk berkebun,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (10/6) kemarin.

  Menurutnya, untuk mendukung program perkebunan ini maka pemerintah mengimbau kepada 328 kampung yang mengelola dana desa menggunakan anggaran itu secara bijak dan bertanggung jawab. Dalam hal ini ada alokasi yang disediakan untuk mendukung kegiatan pertanian yang ada di setiap kampung masing -masing.

  “Setiap kepala kampung harus bertanggung jawab untuk memberikan makan kepada warga kampungnya itu, sehingga terjadi persaingan membuka lahan di setiap Kampung yang ada di dalam satu Wilayah Distrik,”jelasnya.

  Kebun yang dibuka oleh kepala kampung dan masyarakatnya, kata Marthin Yogobi, itu harus dinamakan sesuai dengan nama kampung. Sebab,  dipimpin langsung oleh kepala kampung sebagai roda penggerak masyarakat. Pemerintah juga siap untuk memberikan peralatan kerja untuk membantu aktifitas masyarakat membuka kebun.

  “Kami dari pemerintah akan menyiapkan alat kerja berupa skop, parang dan linggis, termasuk dengan bama, kalau memang bisa disediakan maka kita akan sediakan,”bebernya

  Ia juga mengaku, sebagian besar kampung di Distrik Usilimo itu ada di wilayah daratan atau di bawah kaki gunung,  sehingga potensi yang bisa dikembangkan itu adalah perkebunan. Hanya ada beberapa kampung yang ada di pinggiran Kali Baliem, sehingga disana yang akan mengembangkan potensi ikan air tawar.

  “Contoh kemarin saya sudah ke kampung Goa wisata untuk melakukan panen ikan dan itu pemerintah siap mendukung potensi yang ada di kampung, seperti pengembangan kolam ikan ini yang akan didorong sesuai dengan potensi yang dimiliki di Kampung,”jelasnya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *