Pemkab Masih Perjuangkan Nasib 190 CPNS ke Menpan-RB

MERAUKE– Pemerintah Kabupaten Merauke saat ini masih terus memperjuangkan nasib 190 peserta  tes  Calon Pegawai Negeri Sipil formasi 2018 yang diumumkan lulus oleh Pemerintah Kabupaten Merauke tahun 2020 lalu  ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

  Diketahui, 190 orang tersebut  diumumkan  lulus CPNS, namun sebenarnya tidak lulus oleh Panitia Seleksi Nasional  (Panselnas), sehingga hingga saat ini nomor induk kepegawaian dari 190 orang tersebut tidak dikeluarkan  oleh Kemenpan-RB Republik Indonesia.

   ‘Besok baru rencana  pak bupati pulang. Jadi besok kalau sudah ada kabar soal  itu  baru saya informasikan ke teman-teman wartawan,” kata  Kepala Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Merauke Urbanus Aleu Kaize, SIP, MAP saat ditemui media ini di kantornya, Rabu (9/5).

   Sebelumnya, Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT di hadapan para peserta  CPNS yang sudah diumumkan lulus tersebut tapi sebenarnya tidak lulus  meminta untuk banyak-banyak berdoa, karena pihaknya akan berupaya memperjuangkan nasib mereka  agar NIP mereka bisa dikeluarkan.

  Namun diakui  Bupati Romanus bahwa ini agak sulit,  namun jika disertai dengan doa dari seluruh peserta yang telah diumumkan tersebut  diharapkan ada jalan terbaik. Disinggung soal usulan pengangkatan honorer ke Pemerintah Provinsi Papua, Urbanus menjelaskan  bahwa untuk kuota sebelumnya diberikan sebanyak 600 orang, namun setelah Bupati Romanus Mbaraka memperjuangkan ke pemerintah provinsi, sehingga  ada tambahan 300 orang sehingga kuota yang diberikan sebanyak 900  orang dari kuota untuk Provinsi Papua sebanyak 20.000 orang.

   Sementara jumlah honorer Pemkab Merauke  yang diangkat dengan SK  bupati sebanyak 1.300 orang. “Kalau keseluruhannya termasuk yang diangkat dengan SK kepala  dinas, direktur rumah sakit dan kepala sekolah itu jumlahnya lebih dari  3.000  honorer. Tapi, yang kita pakai disini adalah  pegangkatan honorer  dengan SK bupati,” pungkasnya. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *