Jaringan Internet Pulih, Sidang Korupsi Secara Virtual Kembali Digelar

Sugiyanto, SH.(Sulo/Cepos)

MERAUKE-Putusnya  jaringan internet selama kurang lebih 1 bulan  terakhir di Jayapura dan sekitarnya membuat sidang  perkara korupsi secara virtual tidak dapat dilaksanakan  antara pengadilan Tipikor Jayapura dengan jaksa  penuntut umum  yang ada di  daerah. Termasuk  Kejaksanaan Negeri Merauke.

   Dimana satu perkara korupsi  pengadaan kapal nelayan bagi masyarakat pada Dinas Perikanan Kabupaten Merauke tidak dapat dilaksanakan karena jaringan internet yang putus tersebut.  “Meski jaringan internet putus, tapi komunikasi kami dengan para hakim yang menyidangkan  perkara tersebut tetap berjalan selama ini,” kata Kajari Merauke I Made Sumertayasa, SH, MH melalui Kasi Pidsus  Sugiyanto, SH, ketika ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Merauke, Rabu (9/6) kemarin.

   Meski jaringan  internet di Jayapura sudah dapat digunakan, namun menurut  Sugiyanto, untuk virtual dengan cara zoom  tersebut belum bisa digunakan karena masih putus-putus. “Kemarin  kita coba untuk hubungkan, namun masih putus-putus. Tentunya kalau jaringan internetnya sudah pulih kembali maka sidang  kasus korupsi tersebut kita akan lanjutkan,” terangnya.

  Soal penahanan  terhadap ketiga  tersangka, menurut  Sugiyanto bahwa  untuk kasus korupsi  tidak menjadi masalah karena perpanjangan terhadap para tersangka dapat dimintakan sampai ke Mahkamah Agung. Sementara penahanan  yang ada, baru pada kewenangan  Pengadilan Tinggi selama 30 hari. “Apalagi masalah jaringan yang putus ini masalah non tehnis, sehingga kita tetap koordinasi untuk Langkah-langkah sidangnya,” terangnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *