Sarankan Kompetisi Liga 1 Tanpa Penonton

Jacksen F. Tiago.(Erik / Cepos)

Jacksen F. Tiago.

JAYAPURA – Kongres tahun PSSI yang digelar di Jakarta beberapa hari lalu membuat beberapa keputusan mengenai nasib kompetisi sepakbola tanah air. PSSI dan PT LIB telah menegaskan, bahwa mereka akan menjalankan kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Begitu juga dengan Elite Pro Akademi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Bahkan, dalam kongres tersebut, ada upaya kompetisi Liga 1 akan menghadirkan penonton di Stadion bila situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia mulai meredah. Sepertinya PSSI dan LIB ingin mencontoh kompetisi di benua Eropa yang mulai dihadiri penonton.

Namun juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengaku kurang setuju bila wacana tersebut benar-benar diterapkan di musim ini. Pelatih asal Brasil itu mengatakan, masih terlalu dini bila memaksakan penonton hadir di Stadion dengan melihat kasus Covid-19 di Indonesia yang masih mewabah.

Justru menurut Jacksen, upaya tersebut justru akan mengancam jalannya kompetisi sepakbola Indonesia. Legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu tak ingin nasib Liga 1 2020 kembali terulang.

“Saya secara pribadi, saya belum merasa nyaman kalau ada penonton yang hadir. Saya rasa itu salah satu hal yang menjadi pertimbangan,” ungkap Jacksen Tiago, Selasa (8/6).

Jacksen berharap, agar rencana tersebut baiknya ditunda dulu demi keselamatan masyarakat Indonesia. Pelatih yang sudah tiga kali mengantarkan Persipura berdiri di tangga juara Liga Indonesia itu menyarankan agar operator kompetisi menyiarkan seluruh pertandingan melalui stasiun TV dan platform youtube.

“Saya rasa mungkin saat ini alangkah baiknya kalau ada kerjasama dengan stasiun TV atau youtube. Dari situ kita bisa menjangkau semua suporter kita supaya keamanan kita yang bekerja dalam keseharian maupun suporter kami juga,” ujar Jacksen.

“Itu adalah langkah yang bijak dan sesuai dengan kehidupan kita saat ini. Dunia kita mungkin mengarah ke situ, bukan kepada aspek yang penontonnya yang hadir di lapangan. Tapi bagaimana kita bisa menjadi lebih kreatif di masa pandemi, itu pendapat saya pribadi,” sambung Jacksen.

Selain itu, bila kompetisi nantinya bisa dihadiri penonton, sambung Jacksen, juga akan mencederai fair play. Mengingat kompetisi Liga 1 rencananya akan difokuskan di Pulau Jawa, tentu klub-klub asal Jawa akan diuntungkan dengan situasi tersebut. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *