Pembangunan UPI di SKPT Terus Dikebut

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd didampingi Kepala DKP Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, S.Pi.,MM ketika meninjau progres pekerjaan UPI di SKPT Biak, kemarin.(Fiktor/Cepos)

*Bakal Dijadikan Tempat Menyiapkan Ikan Sebelum Dikirim

BIAK-Progres pekerjaan bangunan Unit Pengelolaan Ikan (UPI) di Sentra Kawasan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Biak Numfor terus dikebut dan diupayakan tuntas di akhir bulan Juni 2021 ini. Pasalnya, unit pengelolaan ikan itu akan digunakan untuk menampung ikan dan menyiapkan ikan sebelum dikirim atau dimasukan ke Cold Storage (gudang pendingin).

   Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, SPi, MM mengatakan, pekerjaan bangunan yang dijadikan sebagi UPI harus tuntas sebelum bulan Juli 2021. Pasalnya, bangunan yang dianggarkan kurang lebih sebesar Rp 800 juta itu akan dijadikan sebagai tempat menyiapkan ikan yang akan dikirim atau diekspor ke luar negeri nantinya.

   “Kalau tidak ada halangan, maka pengiriman perdana ikan ke luar negeri akan dilakukan sekitar bulan Juli, ya paling lambat awal Agustus, untuk itu maka bangunan untuk UPI harus selesai secepatnya dan saat ini pekerjaannya dikebut,” kata Efendi Igiriza kepada Cenderawasih Pos disela-sela mendampingi Bupati Herry Ario Naap, S.Pi.,M.Pd memantau dari dekat perkembangan pekerjaan UPI di SKPT Biak, Selasa (8/6) kemarin.     

  Di tempat yang sama, Bupati Herry Ario Naap mengatakan, pembangunan UPI merupakan salah satu bagian dari upaya mendukung keberadaan SKPT yang didalamnya sudah ada Cold Storage berkapasits 200 ton, dan secara khusus lagi untuk mendukung suksesnya rencananya ekspor ikan ke luar negeri yang akan dilakukan secara perdana dalam waktu dekat.

   UPI tersebut juga akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pengelolaan ikan di Kabupaten Biak Numfor, sehingga masyarakat nelayan diharapkan juga terus meningkatkan produktivitas hasil tangkapannya, karena pemerintah daerah bersama mitra terkait pada dasarnya siap menampung dan membeli ikan masyarakat secara langsung berapapun jumlahhnya.

   “Keberadaan UPI tentunya akan memback up upaya peningkatan pengelolaan sector perikanan, ya salah satunya disiapkan untuk mendukung suksesnya ekspor ikan ke luar negeri, ya termasuk pengirim ikan ke sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya ke Surabaya yang sudah mulai dilakukan,” tandas Bupati Herry Naap.(itb/tri) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *