Jaringan Internet Tak Kunjung Normal

Penjual baju cakar bongkar di Pasar Kelapa Dua Entrop yang ikut merugi, karena tidak bisa jualan secara online. (Priyadi/Cepos)

*Pendapatan Driver Ojol dan Usaha Online Shop Terus  Menurun*

JAYAPURA-Putusnya jaringan Fiber Optik sudah 1 bulan lebih. Masyarakat sangat berharap jaringan bisa kembali normal pada tanggal 6 Juni 2021 seperti estimasi dari pihak Telkom. Namun sayang, sampai tanggal 6 Juni jaringan internet juga belum kembali normal.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Telkom pusat,  saat ini kapal khusus yang didatangkan untuk memperbaiki kabel FO yang putus masih melakukan perbaikan. Hal ini jelas sangat membawa kerugian bagi driver Ojek online(Ojol) Grab atau  GoJek serta usaha lainnya di Wilayah Jayapura.
Driver Ojol Wilayah Jayapura Andreas Iman Susanto mengatakan, dengan masih dilakukannya perbaikan kabel FO, pihaknya tidak bisa melakukan apa-apa.
Menurutnya, semua teman driver Ojolsudah menaruh harapan kalau jaringan sudah bisa normal tanggal 6 Juni 2021, tapi ternyata tidak. Tentu ini membawa keresahan bagi driver Ojol karena mereka tidak memiliki banyak pemasukan.

Supaya mereka bisa bertahan, driver Ojol banyak yang mobile mencari penumpang karena tidak punya pangkalan atau standby di depan warung makan atau cafe.
“Kita tidak punya pemasukan maksimal jika jaringan internet mati, karena matinya jaringan kali ini tidak hanya di jaringan internet di Hp saja, tapi di wifi juga. Kita hanya bisa pasrah tidak bisa berbuat apa-apa,”ungkapnya, Minggu (6/6) kemarin.
  Hal senada juga dikatakan, Anto driver Ojol wilayah Jayapura, dampak jaringan internet gangguan terpaksa ia harus memutar otak supaya dapat pemasukan setiap hari dengan cara memberikan nomor teleponnya kepada pelanggan. Jika memang ada yang butuh diantar atau dijemput ia akan layani, karena dengan cara inilah ia bisa setiap hari mendapat uang. Karena dia sendiri salah satu karyawan di perusahaan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19.
  Sementara itu, Oni salah satu penjual barang online pakaian cakar bongkar mengaku, sangat kecewa dengan Telkom karena sudah 1 bulan lebih jaringan ini rusak, membuat usaha online shopnya tidak bisa jalan maksimal, karena selama ini dalam menjajakan barang dagangannya dilakukan lewat medsos apakah FB, WA, IG tapi dengan jaringan internet gangguan maka penjualan barang dagangannya tidak bisa maksimal.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *