4 Tahun BTM-HARUS, Selesaikan Program Prioritas Pembangunan di Kota Jayapura

SALAM KOMPAK:Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., menggelar Syukuran 4 Tahun Kebersamaan BTM – HARUS memimpin Kota Jayapura, di Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (23/5) kemarin. (FOTO:Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Tak terasa 9 tahun sudah Dr. Benhur Tomi Mano, MM., memimpin Kota Port Numbay, yang mana di 4 tahun periode kedua, BTM yang akrab disapa, didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., (Harus; Haji Rustan).
Banyak yang sudah dibangun di Kota Jayapura melalui visi, misi, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Jayapura. Mulai dari bidang pemerintahan, pembangunan, maupun bidang pelayanan kemasyarakatan, dari tingkat RT, RW, kelurahan, kampung, distrik, hingga tingkat kota, yang diawasi DPRD Kota Jayapura.
Hal ini disampaikan BTM dalam Syukuran 4 Tahun Kepemimpinan BTM – Harus di Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (23/5) kemarin.
“Semuanya ini dilakukan dengan dukungan semuanya. Saya berterima kasih atas dukungan para ondoafi dan kepala suku di 14 kampung di Kota Jayapura, yang memberikan nasehat dalam kepemimpinan kami. Terima kasih juga untuk semua ketua paguyuban yang telah menjaga dan merawat warganya di Kota Jayapura, serta terima kasih kepada masyarakat pada umumnya di Kota Jayapura,” ungkap Benhur Tomi Mano, Sabtu (23/5) kemarin.
Sekalipun banyak yang telah dilakukan dalam kepemimpinan, BTM mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di akhir masa jabatan keduanya dalam satu setengah tahun ke depan.
“Di sana-sini, banyak masyarakat yang mengeluhkan kekurangan kami dalam memimpin. Kepada orang-orang yang belum kami layani dengan baik, kami mohon maaf dari lubuk hati terdalam. Di sisa satu setengah tahun ini, saya berusaha untuk menyelesaikan semua itu bersama Pak Wakil Wali Kota, Pak Sekda, dan semua pimpinan OPD, serta dikawal DPRD Kota Jayapura,” katanya.
BTM berkomitmen untuk terus giat bekerja di sisa masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Jayapura. “Bersama Pak Wakil, kami tidak akan kendor, melainkan akan terus bekerja keras untuk hal-hal yang belum menyentuh masyarakat di akar rumput, sehingga mereka bisa tersenyum dengan pembangunan yang kita lakukan,” tegasnya.
Dalam 9 tahun memimpin, dimana 4 tahun di antaranya bersama Haji Rustan, Wali Kota Mano menegaskan bahwa visinya tak lain untuk Terwujudnya Kota Jayapura yang Beriman, Bersatu, Mandiri, Sejahtera, dan Modern Berbasis Kearifan Lokal.
Visi tersebut didukung 8 misi dan motto pembangunan Kota Jayapura; Satu Hati Membangun Kota Jayapura untuk Kemuliaan Tuhan.
“Misi kami yang pertama tak lain meningkatkan kualitas hidup umat beragama. Dimana kami membentuk FKUB, menjalin komunikasi dengan baik dengan ketua pengurus umat beragama, dari Hindu, Budha, Islam, Kristen, dan Katolik,” sebutnya.
Kemudian, misi kedua, meningkatkan penataan pemerintahan yang baik dengan dukungan kapasitas birokrasi yang professional. Kata Wali Kota Mano, mewujudkan misi ini, dirinya didukung 12 doktor yang menjabat pimpinan OPD. Termasuk Sekda yang adalah seorang doktor, dan Wawalkot yang sebentar lagi menyandang gelar doktor.
“Selain itu, disiplin dari seluruh ASN di lingkungan Pemkot Jayapura juga cukup tinggi. Sehingga dengan disiplin yang tinggi, kita bisa meraih berbagai penghargaan dalam pelayanan pemerintah bagi masyarakat, termasuk mendapat Opini WTP BPK RI ke-8 dalam 9 tahun saya memimpin,” ujarnya.
Wali Kota BTM dan Wawalkot Rustan Saru memiliki misi juga dalam membangun kota yang bersih, indah, aman, dan nyaman. Hal ini terwujud berkat asistensi dari berbagai pihak, seperti halnya paguyuban dalam kontribusinya menjaga keamanan dan ketertiban kota. Sedangkan untuk kebersihan, upaya Pemkot Jayapura berbuah hasil dengan sebanyak 7 kali meraih Adipura (Kota Bersih), dan penghargaan kota sehat.
“Kami juga memiliki misi meningkatkan kualitas hidup dan SDM, di mana anak Port Numbay, anak Papua, dan anak non Papua kami sekolahkan di Universitas Satya Wacana Salatiga, dan lulusan terbaik dengan IPK 3 dan 4 kami kirim ke Amerika Serikat,” paparnya.
Tak sampai di situ, misi lainnya adalah mengembangkan potensi kota sebagai kota jasa, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan utilitas kota yang berwawasan lingkungan. Meningkatkan supremasi hukum dan kualitas demokrasi, memperkuat hak adat dan memberdayakan masyarakat adat dan kampung, serta mengejawantakan nawacita dalam pembangunan daerah.
“Dari program prioritas pembangunan di Kota Jayapura, ada yang sudah selesai 100 persen dan ada yang masih dalam penyelesaian. Seperti halnya pembangunan infrstruktur jalan dan jembatan Hamadi – Holtekamp yang sudah selesai dan diresmikan,” terangnya.
Wali Kota BTM menyambung, Pasar Youtefa, RSUD Ramela Koya Barat, Kuburan Muslim, hingga Terminal Tipe A dan C, juga sudah selesai dibangun dan diresmikan. Termasuk program lainnya, seperti halnya pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat, pembangunan jaringan air bersih dan jaringan listrik, pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan, penanganan kawasan kumuh, pengendalian tata ruang dan lingkungan hidup pengendalian tata ruang dan lingkungan hidup, pembangunan sarana pendukung pon 2021, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, hingga pembangunan utilitas kota.
Dalam capaian dan penghargaan, BTM – Harus telah meraih Harmoni Award dari Menag RI karena Pemkot Jayapura berhasil menjaga kebersamaan, kerukunan, toleransi, dan harmonisasi umat beragama di Kota Jayapura.
“Kemudian, 9 tahun saya memimpin, diawasi DPRD Kota Jayapura, Pemkot berhasil mendapat Opini WTP dari BPK RI sebanyak 8 kali untuk pengelolaan keuangan terbaik, di mana 28 kabupaten se-Papua tak dapat menyaingi capaian tersebut,” jelasnya.
“Kami juga meraih 7 kali Adipura, kota bersih, dan meraih penghargaan kota sehat, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita yang mencapai 79,94, tertinggi di Papua, dan capai rata-rata nasional,” tambahnya.
Wawalkot Rustan bersyukur bisa mendampingi Wali Kota Mano selama 4 tahun belakangan dengan kebersaman dan kekompakan yang tinggi.
“Pak BTM merupakan orang yang penuh toleransi, bisa menata kebersamaan, dan memiliki tata kelola yang baik. Saya banyak belajar disiplin dari Pak BTM. Saya seorang teknokrat yang hanya bisa bekerja. Tapi dari sisi penataan birokrasi, Pak BTM ahlinya,” tambah Wawalkot Rustan Saru.
“Selama 4 tahun belakangan ini, tinggal 1 tahun lebih kami memimpin, mudah-mudahan semua ini bisa kami lalui dengan penuh kebersamaan, persatuan, persaudaraan, dan damai hingga di titik akhir perjuangan memimpin Kota Jayapura,” pungkasnya. (gr/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *