Peringatan 1 Mei, Kemajuan Pembangunan Sangat Dirasakan

Atraksi salah satu sanggar tari dalam kegiatan Kirab Merah Putih yang digelar dalam rangka memperingati kembalinya Papua ke Pangkuan NKRI ke-60 di halaman kantor Gubernur Papua, Sabtu (1/5).  ( FOTO:Erick/Cepos)

JAYAPURA-Terkait dengan peringatan kembalinya Irian Barat ke NKRI yang diperingati pada 1 Mei, Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka peringati 1 Mei menggelar kegiatan Kirab Merah Putih yang mengambil start dari Jembatan Youtefa dan finish di kantor Gubernur Papua, Sabtu (1/5).

Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy, SE., M.Si., menjelaskan sebagai Pemerintah Provinsi Papua dan masyarakat Papua, sangat bersyukur atas momen 1 Mei di Papua.

“Dengan momen 1 Mei ini, sudah 60 tahun Irian Barat bergabung dengan NKRI, maka kita dapat merasakan kehadiran bangsa dan negara di tanah Papua, pembangunannya cukup luar biasa yang kita rasakan,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (1/5) kemarin.

Diakuinya, perhatian pemerintah dan negara akan terus dilakukan untuk kemajuan Papua dan untuk kemajuan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, ini merupakan anugerah yang harus disyukuri.

“Kami melihat peringatan 1 Mei ini, pembangunan yang terjadi di Papua sangat bermanfaat sekali, dan kami harapkan agar hal ini bisa ditingkatkan, karena sampai dengan saat ini anggaran yang diberikan dari pemerintah cukup besar kepada Papua untuk pembangunan Papua secara keseluruhan,” tambahnya.

Anak Pejuang Papua yang juga Veteran Papua, Bertus Steven Wairara saat menujukan buku-buku perjuangan bergabungnya Irian Barat ke NKRI, Sabtu (1/5) kemarin. (FOTO: Yohana/Cepos)

Menurutnya, melalui peringatan 1 Mei juga Pemprov Papua menanamkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, yakni mulai dari pendidikan PAUD sampai dengan SMA, penanaman wawasan kebangsaan sudah mulai ditekankan.

“Wawasan kebangsaan ini sangat penting ditanamkan bagi anak-anak mudah di Papua terhadap keutuhan negara ini dan harus terus diajarkan, kami berharap di tahun-tahun mendatang tidak hanya Papua saja yang merayakan 1 Mei tetapi ada perwakilan dari seluruh provensi yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang anak pejuang Papua yang juga Veteran Papua, Bertus Steven Wairara menjelaskan, pada peringatan 1 Mei yang merupakan hari bergabungnya Irian Barat ke Pangkuan Ibu Pertiwi NKRI, sejarah ini harus terus dikenang.

“Diusia 60 tahun, saya melihat penguatan sejarah bagi generasi muda Papua mulai kendor, harusnya penguatan sejarah bagi generasi muda lebih diperkuat guna menjaga kesatuan bangsa kita,” terangnya.

Lanjutnya, melihat momen ini, berbagai pembangunan baik dari segi fisik maupun SDM di Papua semakin meningkat, untuk itu sangat perlu diperhatikan agar sejarah di Papua harus selalu dikenang, guna persatuan dan kesatuan negara NKRI. (ana/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *