Masukan Kurikulum SPG di FKIP Perguruan Tinggi

Dr. Benhur Tomi Mano, MM ( FOTO: GRATI/CEPOS)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., berpendapat agar kurikulum Sekolah Pendidikan Guru (SPG) harus dimasukan di perguruan tinggi, khususnya di FKIP, sehingga ketika guru-guru yang dihasilkan dari FKIP bisa benar-benar menjadi pengajar dan terlebih menjadi pendidik.

“Karena kalau kita bicara SPG dibuka kembali, tidak bisa karena regulasi, karena aturan. Sudah tidak bisa lagi kita bicara SPG dihadirkan di tanah Papua. Apalagi sekarang Pemkot hanya tangani TK, PAUD, SD, dan SMP, sedangkan Pemprov tangani SMA dan SMK,” terang Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Sabtu (1/5) kemarin.

“Makanya, saran saya, kurikulum SPG ini harus dimasukan di perguruan tinggi, khususnya di FKIP, sehingga ketika guru-guru yang dihasilkan FKIP ini bisa benar-benar menjadi pengajar dan terlebih menjadi pendidik,” sambungnya.

Bukan apa, sambung Wali Kota Mano, sebab tidak semua lulusan FKIP menjadi tenaga pengajar dan tenaga pendidik. Namun, dulunya, lulusan SPG pastinya akan menjadi pengajar dan pendidik. Makanya, menurut Wali Kota Mano, kalau boleh kurikulum SPG ini dititipkan di FKIP.

“Menjadi seorang guru adalah pekerjaan yang sangat mulia. Jadi, generasi muda yang menjadi seorang guru bukan karena terpaksa, tapi karena keterpanggilan hati,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *