Bahas Jadwal AFC dan Liga, KONI Minta Manajemen Persipura Bertemu

Jajaran pimpinan KONI Papua bersama perwakilan suporter Persipura saat melakukan audiens di Kantor KONI Papua, Kamis (29/4) lalu. ( FOTO:Erik/Cepos)

JAYAPURA – Suporter klub Persipura Jayapura dari beberapa elemen tetap mendatangi kantor KONI Papua untuk mempertanyakan alasan tak memberikan izin kepada Persipura untuk menggunakan Stadion Mandala Jayapura di ajang Piala AFC bahkan liga domestik Indonesia. Ketua Bidang Sara dan Prasarana KONI Papua, Benny Jensenem mengatakan, bahwa selain Stadion Mandala sedang dalam tahap renovasi dan akan difokuskan untuk pemusatan latihan atlet Cabor PON. Ada beberapa alasan lain mengapa KONI Papua tidak memberikan izin penggunaan Stadion Mandala.

Menurutnya, sejauh ini manajemen Persipura tidak pernah menyampaikan mengenai kepastian jadwal Piala AFC termasuk jadwal kompetisi Liga 1 Indonesia. Kata Benny, KONI khawatir jadwal pelaksanaan PON akan bertabrakan dengan dua jadwal kompetisi yang akan diikuti Persipura musim ini.

“Mandala sedang kami siapkan untuk atlet kami yang berlatih untuk PON. Tinggal berapa bulan kita akan menghadapi event besar. Kami juga menghargai Persipura, kami juga bagian dari Persipura. Harusnya pengurus datang ketemu kami soal penggunaan Stadion agar bisa menemukan solusi,” ungkap Benny kepada awak media saat ditemui di Kantor KONI Papua, Kamis (29/4).

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Papua, George Weyasu berharap, manajemen Persipura bisa duduk bersama KONI Papua dan menyampaikan jadwal lengkap Piala AFC agar tidak menganggu agenda PON di Stadion Mandala.

Apalagi, Stadion Mandala sambung Weyasu, akan digunakan sebagai venue babak penyisihan bahkan partai final cabang olahraga sepakbola. “Manajemen Persipura tidak menyampaikan jadwal AFC kepada kami, dan PON akan dilaksankan mulai bulan September, dan kami khawatir bertabrakan dengan jadwal Persipura. Jadwal itu harus juga kami tahu, kapan Persipura main di sini dan itu kami harus tahu,” ujar Weyasu.
“Kami sebenarnya juga senang jika Persipura main di Mandala, tapi jadwalnya harus jelas. Karena ini agenda nasional, mungkin 100 tahun baru bisa hadir PON di Papua. Kita juga sedang membina sepakbola Papua yang nantinya juga akan menjadi pemain Persipura,” sambungnya.
Weyasu juga menuturkan, bahwa Persipura bagian dari KONI Papua, apalagi Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano juga sebagai Ketua Asprov PSSI Papua yang membawahi cabang olahraga Sepakbola putra/putri serta futsal pasti menginginkan tiga cabang olahraganya itu menuai prestasi gemilang saat PON XX 2021.

“Sesungguhnya Persipura juga bagian dari kami, hanya saja Persipura sudah profesional dan beda yang kami bina sekarang. Sementara ketua umum Persipura juga Ketua Asprov Papua yang akan memperhatikan sepakbola putra/putri dan futsal. Persipura juara dan PON sukses itu adalah harapan kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Persipura Mania, Wilson Samonsabra merasa puas setelah melakukan audiens dengan pihak KONI Papua. Ia mengaku Persipura masih memiliki kans besar untuk menggunakan Stadion Mandala jika manajemen Persipura segera melakukan pertemuan dengan KONI Papua.

“Kami memberikan apresiasi kepada KONI Papua yang sudaj melakukan audiens dengan kami, dan dalam pertemuan ini KONI tetap terbuka Persipura menggunakan Stadion, intinya tinggal komunikasi manajemen dengan KONI dan menyerahkan jadwal agar bisa diatur dengan baik. Kami juga menghargai KONI untuk PON, dan begitu juga untuk Persipura,” jelas Wilson.

Di tempat terpisah, manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun mengaku akan meluangkan waktu untuk melakukan koordinasi dengan KONI Papua terkait penggunaan Stadion Mandala Jayapura.

“Kalau petunjuknya seperti itu ya pasti kita akan datang, komunikasi terakhir kan kami diminta untuk bersurat, jadi itu yang kami lakukan. Kami berterimakasih kepada KONI Provinsi Papua untuk kesempatan ini, semoga nantinya dengan duduk bersama kita bisa menemukan solusi terbaik untuk Persipura dan tentunya dengan PON sebagai prioritas,” ujar Bento sapaan akrabnya.

“Tadi saya sudah lapor juga sama Ketua Umum bahwa saya dan teman-teman Panpel Persipura akan cari waktu yang tepat untuk datang ke KONI, kami sepakat bahwa semua kepentingan harus terakomodir, dan khusus untuk PON sudah pasti kami akan dukung pelaksanaannya dan harapan kami juga PON Papua bisa sukses, baik penyelanggaraannya maupun sukses prestasinya,” sambungnya.

Bento juga membeberkan, bahwa mereka saat ini sedang fokus mengurusi segala administrasi terkait pendaftaran pemai dan oficial untuk Piala AFC. “Saya khususnya saat ini bersama beberapa teman-teman sedang fokus pada pendaftaran pemain dan ofisial untuk AFC, karena itu ada batasan waktu sehingga harus kami tuntaskan segera, setelah itu saya akan bangun komunikasi dengan pak Benny Yensenem untuk meminta waktu agar bisa kita lakukan pertemuan dimaksud,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *