DPRD Minta Bupati Segera Bagi DPA dan Jalankan Pelayanan Publik di Kabupaten Nduga

Ketua Komisi A Leri Gwijangge, S.A.P

KENEYAM-Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nduga memintah Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati segerah membagi DPA (Dokumen pengisian Anggaran ) kepada tiap OPD agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal.
” Kami DPRD sudah lakukan sidang APBD penutupan sekarang tugasnya Eksekutif segerah menjalan membagi  DPA ke OPD, agar pelayanan publik dan roda pemerintahan di Kabupaten Nduga dapat berjalan, ” ujar Ketua Komisi A Leri Gwijangge, S.A.P dalam siaran pers kepada media ini, kemarin.

Dijelaskan, Paska konflik bersenjata berapa tahun yang lalu itu masyarakat Kabupaten Nduga tidak melaksanakan pembangunan dengan baik. Bahkan sebagian masyarakat Nduga terpaksa memgungsi dan menyebar kemana mana di Kabupaten tetangga seperti di Wamena, Lani jaya,Timika dan Jayapura.
” Rakyat Kabupaten nduga saat ini sangat merinduhkan campur tangan pemerintah,  untuk mengembalikan mereka di tempat semula dan memberikan bantuan, seperti, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, perekonomian  yang terpenting pemerintah fasilitasi untuk kembalikan mereka di tempat yang mereka mau tinggal dimana menurut mereka rasa aman,” ujarnya.

Leri juga, menjelaskan, keterlambatan anggaran belum berjalan ini membuat semua roda pemerintahan pelayanan macet.” Maka kami harap DPA segera bagi dan semua para kepala dnas, badan, kantor dan semua aparatur sipil yang ada dikabupaten Nduga  segera kembali  dan melayani rakyat Kabupaten Nduga yang saat ini mengalami kelaparan,” ujarnya.
Leri juga, menjelaskan masyarakat saat ini trauma untuk keluar cari makan di kebun karena pengalaman buruk yang di alami oleh Masyarakat Nduga yaitu, sering terjadi penembakan tiba tiba, penculikan, dan yang lain-lain maka masyarakat Kabupaten nduga saat ini perlu ada perhatian dari pemerintah.
”  Saya berpendapat ABPD Kabupaten Nduga adalah miliki rakyat Kabupaten Nduga, dan mereka punya hak untuk dapat membantu serta memberi jaminan hidup dalam kondisi krisis ini , ” ungkap Leri.

Pihaknya minta kepada pemerintah untuk tahun ini lakukan penangganan secara serius kepada masyarakat yang mengungsi , yang menyebar dimana- mana  dan bertindak.”  Karena kami  tau sudah dua belas distrik tidak ada masyarakat sejak 2018 -sampai saat ini yaitu;  Distrik Nirkuri, Yigi, Mugi, Yal,I niknggal, Mapenduma, Mam, Kagayem, Dal, Bulmuyalma dan lainya, maka Kami pemerintah harus Duduk dan berbicara kemudian mengambil langkah-langkah untuk  melihat Pendidikan (untuk anak2) , kesehatan bagi masyarakat  karena  mereka ini adalah rakyat kita, dan pemerintah harus memberikan jaminan hidup yang baik,” terangnya.

Politisi partai perindo ini,juga menyampaikan bahwa, Bupati Kabupaten Nduga  segera memerintahkan para Kepala DInas ,Badan dan Kantor serta seluruh ASN, yang ber SK di Kabupaten Nduga segera Fokus bekerja terlebih khusus,kepada Dinas yang terkait dengan pelayanan publik yang penting dan berhubungan langsung kepada masyarakat.” Harus fokus melayani Masyarakat dan segera datang di tempat pelayanan yaitu Ibukota Keneyam  Kabupaten Nduga,” ujarnya.(ist/luc)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *