Polisi Sita Sabu Siap Edar Bernilai Puluhan Juta Rupiah

Kasat Narkoba saat memperlihatkan bb sabu beserta tersangkanya, Rabu (28/4) ( FOTO: Humas Polresta)

JAYAPURA – Anggota Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu yang bernilai puluhan juta rupiah, Rabu (28/4). Dari hasil pengungkapan, polisi berhasil menyita puluhan paket sabu siap edar beserta pengedarnya berinisial MI 31 tahun.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas yng dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba Poresta Jayapura Kota Iptu Alamsyah Ali menerangkan bahwa pelaku ditangkap di kawasan Abepura pada Rabu dini hari.

Adapun pelaku diamankan saat berada di jalan Youtefa Abepura, dari hasil penggeledahan satu paket sabu ditemukan di dalam saku celana milik pria 31 tahun itu. “Setelah dilakukan interogasi, pelaku masih menyimpan barang bukti lainnya di rumah pelaku yang berada di kawasan belakang gudang Sumber Makmur,” terang Kasat Narkoba.

Lanjutnya, dari hasil pengakuan pelaku. Masih ada barang bukti lainny, setelah dikembangkan interogasi ditemukan 47 paket yang disimpan didalam tas beserta timbangan digital di belakang pekarangan rumah miliknya. “Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolresta guna pengembangan lebih lanjut oleh penyidik, kami masih kembangkan kasus ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku sebagai kurir yang diperintahkan oleh seseorang yang tidak dikenalnya. “Pengakuan pelaku ia hanya disuruh ambil barang haram tersebut di salah satu jasa pengiriman, apabila ada telepon maka pelaku bergerak menyuruh sesuai tempat yang diperintahkan. Untuk harga jual dirinya mengaku tidak tahu-menahu,” terangnya.

Atas perbuatannya, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan di jerat pasal 112 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Adapun jumlah kasus yang ditangani Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota  sejak  Januari hingga saat ini adalah sebanyak 27 kasus dengan jumlah tersangka 30 orang satu diantaranya warga PNG. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *