TPNPB VS TNI Polri, Warga di 5 Gereja Mengungsi

Warga salah satu kampung  yang mengungsi

JAYAPURA – Masyarakat di lima gereja dari empat kampung di Kabupaten Puncak mengungsi akibat situasi baku tembak TPN PB dan TNI Polri di wilayah itu.

Salah satu tokoh agama yang enggan menyebutkan namanya kepada Cenderawasih Pos, melalui sambungan telepon selulernya mengatakan Kabupaten Puncak Distrik Gome Masyarakat Kampung Hupaga mengungsi karena ada serangan dari udara.

“Ada dua Helikopter dan dari darat tim gabungan TNI Polri mereka mengeluarkan tembakan dari darat dari udara ke arah rumah warga.   Mereka baku tembak seharusnya di daerah muara bukan di dekat pemukiman warga ,” katanya Rabu, (27/4)

Pihaknya mengatakan belum ada informasi dari TNI Polri bahwa akan ada penyerangan sehingga warga kaget dan langsung mengungsi di wilayah kota.

“Kami masyarakat tidak diinfokan untuk mengungsi dulu tapi langsung ada serangan, sampai sekarang ini kami bersyukur tidak ada musibah luka atau korban,” katanya.

“Mereka tembak dari udara itu jam 10 dan darat TNI Polri Gabungan itu jam 10:00 sampai pukul tiga sore,” latanya.

Pihaknya meminta Presiden agar menarik pasukan karena masyarakat di wilayah itu mau kembali ke kebun beraktifitas seperti biasa.

“Kami minta itu TNI dan TPN PB harus tentukan di bagian tempat perang di lokasi muara jangan ke tempat tinggal masyarakat,” katanya.

Dijelaskan, yang mengungsi warga dari lima gereja. Satu gereja jumlah warganya ada 100- 200 jiwa, jadi untuk 5 gereja yang mengungsi ada sekitar 600 jiwa.

“Kami tidak bisa kembali. Kami ingin minta bantuan pemerintah tapi saat ini pemerintah tidak senang dan mereka setuju perang jadi, kami mau bilang pemerintah juga berat, jadi kami tinggal di kota.  Warga Kampung yang  memgungsi  di Tanah Merah, Kampung Mingiboma,  kampung, Misimaga, Tigolobak, dua kampung Mupaga, dan Kelanume,” katanya.

Selain itu, ia meminta masyarakat yang mengalami pengungsian harus ada perhatian pemerintah. (oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *