Tiga Hari Perencanaan Harus Selesai

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT didampingi Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum dan Penjabat Sekda Kabupaten Merauke Ruslan Ramli, SE, M.Sos saat memimpin rapat dengan Panitia PB Subda PON XX Kabupaten Merauke di Kantor Bupati Merauke, Sabtu (24/4). (FOTO:Sulo/Cepos)

PON Papua Kluster Merauke

MERAUKE – Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, mengundang seluruh pimpinan SKPD yang terlibat untuk mensukseskan pelaksanaan PON XX Papua di Kabupaten Merauke yang akan digelar Oktober mendatang. Sebab dalam SK Subda PON XX Kabupaten Merauke tersebut, yang menjadi koordinator dan anggota adalah pimpinan dari SKPD dan instansi yang terlibat sesuai dengan tugas masing-masing.
‘’Kita tidak tulis nama tapi langsung SKPDnya. Karena dijabatan yang bapak ibu pegang mengandung makna tanggungjawab untuk mensukseskan pelaksanaan PON XX di Merauke. Siapapun yang menjabat disitu, maka itu juga sekaligus tanggung jawab melekat,’’ tandas Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, saat memimpin rapat panitia Sub Daerah PON XX di Kantor Bupati Merauke, Sabtu (24/4).
Bupati didampingi Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, S.Hum dan Penjabat Sekda Ruslan Ramli, SE, M.Si. kepada setiap koordinator bidang, Bupati memerintahkan untuk segera memasukan perencanaan dan rincian biaya yang akan dikirimkan ke Panitia Besar PON XX Papua di Jayapura untuk segera mendapatkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan PON XX tersebut.
‘’Paling lambat 3 hari sejak hari ini laporan sudah masuk dan saya terima. Tapi minggu tidak dihitung,’’ katanya. Dalam membuat perencanaan dan rincian biaya yang dibutuhkan tersebut, ia meminta agar dilakukan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
‘’Tapi tentunya nanti kita rasionalisasi,’’ terangnya. Bupati Romanus Mbaraka juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah komunikasi dengan panitia besar di Jayapura agar dalam hal pengadaan kebutuhan selama PON XX berlangsung seperti masalah makan minum peserta agar yang diberdayakan adalah orang Merauke.
‘’Jangan semua dari Jayapura, tapi masyarakat kita di Merauke juga ikut terlibat sehingga nantinya uang yang masuk ke Merauke tidak keluar semua tapi bisa berputar di sini,’’ jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Romanus Mbaraka juga menyoroti besarnya dana APBD Kabupaten Merauke yang sudah digunakan untuk membangun sarana prasarana olahraga PON tersebut. Dibandingkan dengan 3 kabupaten/kota yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dimana sarana fasilitas olahraganya lebih banyak di bangun, baru mengeluarkan APBD dibawah Rp 10 miliar. ‘’Sementara kita Merauke sudah lebih dari Rp 100 miliar,’’ tandasnya. (ulo/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *