DPR Minta Perkuat Koordinasi untuk Selesaikan Konflik Papua

JAKARTA-Ketua DPR RI Puan Maharani ikut berbelasungkawa atas gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Nugraha Karya setelah terlibat kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Puan meminta pemerintah, TNI dan Polri melindungi masyarakat, mengidentifikasi masalah secara utuh untuk mengetahui pemicu aktivitas KKB dan menentukan solusi untuk menuntaskanya.
Menurut dia, koordinasi harus diperkuat, termasuk komunikasi dengan masyarakat untuk menyelesaikan konflik di sana. “Dan semoga tidak berulang menimbulkan korban jiwa,” terang politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu kemarin. Puan menyatakan, untuk menyelesaikan konflik harus dilakukan identifikasi utuh dan mendalam agar diketahui pemicu dan motivasi KKB melakukan serangan dan mengancam keselamatan warga. Koordinasi juga harus dilakukan TNI-Polri bersama pemerintah daerah, pemuka agama, tokoh adat atau masyarakat, dan pihak terkait lainnya.
Komunikasi dengan masyarakat harus terus dibangun, agar biaa mengambil hati masyarakat, karena dia yakin masalah KKB di Papua hanya bisa diselesaikan dengan dukungan besar dari masyarakat. “Dari saudara-saudara kita di sana,” ungkap Warga kehormatan BIN itu. Walaupun demikian, lanjut Puan, penegakan hukum tetap harus dilaksanakan terhadap siapapun yang terbukti bersalah, apalagi terbukti melakukan tindak kekerasan bersenjata yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.
Menurut dia, keselamatan dan keamanan warga harus menjadi prioritas utama. Warga harus diselamatkan dari aksi KKB. Untuk itu penegakan hukum menjadi bagian penting untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Pendekatan hukum dan keamanan harus dibarengi pendekatan kesejahteraan,” mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.(lum/syn/oel/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *