Asprov PSSI Papua Usung Target Tiga Emas

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua pada bulan Oktober mendatang, Asprov PSSI Papua sebagai organisasi cabang olahraga sepakbola putra/putri dan futsal Papua memberikan semangat yang dibalut dalam jamuaan kasih di kediaman Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, Sabtu (24/4) malam.

Dalam gala dinner tersebut, dihadiri langsung oleh setiap pelatih, oficial dan atlet dari cabang olahraga sepak bola putra/putri dan futsal. Perwakilan KONI Papua dan Puslatprov Papua juga5 hadir dalam kegiatan tersebut.

Tomi Mano mengatakan, Asprov PSSI Papua sengaja mengumpulkan mereka agar semangat selama menjalani pemusatan latihan terus terjaga. Apalagi menurut Tomi Mano, Asprov PSSI menaruh harapan besar di pundak tiga cabang olahraga tersebut.

“Saya mengundang tim sepakbola putra/putri dan futsal agar saling mengisi, harapan kami mereka tetap berkomitmen memberikan yang terbaik untuk tanah Papua,” ungkap Tomi Mano kepada Cenderawasih Pos.

Apalagi orang nomor satu di Kota Jayapura itu menegaskan, bahwa cabang olahraga sepakbola bersama futsal merupakan cabang olahraga paling bergensing bagi Papua dalam hajatan olahraga nasional empat tahunan tersebut. Ia menargetkan, Asprov Papua akan menyumbangkan tiga medali emas bagi kontingen Papua.

Tapi kata Tomi Mano, target tersebut bisa saja terwujud jika KONI Papua dan Puslatprov Papua benar-benar memberikan dukungan kepada ketiga Cabornya itu. Sehingga ia berharap, KONI Papua tidak setengah-tengah dalam memberikan dukungan kepada sepakbola dan futsal yang sedang menjalani pemusatan latihan.

“Untuk itu segala fasilitas yang mereka inginkan selalu dipenuhi oleh KONI Papua dan Puslatprov termasuk soal agenda try out. Jika itu diperhatikan dengan baik pasti apa yang diinginkan oleh KONI pasti kami akan berikan yang terbaik, dan kita target untuk sepakbola putra/putri dan futsal bisa meriah medali emas,” ujar Tomi Mano.

Selain itu, penegasan juga diberikan kepada atlet agar benar-benar serius dalam melakukan persiapan. “Atlet harus tahu dulu dia ada dalam tim untuk apa, dipanggil untuk berbuat apa, harus ada tujuan yang ingin kita capai, itu harus ditanamkan dalam diri setiap atlet,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil II Sekretaris KONI Papua, Rahmad Marimbun menuturkan, bahwa sesuai dengan hasil kooridnasi Bidang Prestasi, maka KONI Papua memberikan lampu hijau kepada setiap cabang olahraga untuk melakukan rangkain tru out atau uji coba ke luar Papua, termasuk cabang olahraga yang belum pernah melakukan try out akibat wabah Covid-19.

“Memang selama pandemi Covid membuat langkah kita pendek, tidak bisa melakukan try out keluar. Tapi hasil koordinasi kami dengan Binpres KONI, tidak ada lagi alasan covid. Sepakbola dan Futsal kalau peta perjalan try out atau agenda uji coba sudah ada segera diserahkan, kalau kita terlambat memanfaatkan waktu ini nanti kita tertinggal jauh sekali,” pungkas Koko sapaan akrabnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *