Proses Belajar di SD Padua dan Uli-Uli Lumpuh 

Donatus Pangamunye, S.Pd, M.Pd (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dua sekolah SD di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke dilaporkan  lumpuh alias tidak ada proses belajar mengajar.  Dua sekolah yang lumpuh ini disampikan Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Donatus Pangamunye, S.Pd, M.Pd, setelah  melakukan pengawasan ke Distrik Ilwayab belum lama ini.    

   “Dari 4 SD yang ada di Distrik Ilwayab, dua sekolah tidak operasional sejak awal tahun 2021,” kata Donatus Pangamunye.

   Kedua sekolah tersebut, ungkap dia adalah  SD Padua dan SD Yuli-Uli. Sementara 2 sekolah  lainnya didapati masih tetap operasional. Dikatakan, dari dua sekolah yang tidak operasional  tersebut, satu sekolah karena ditinggal kepala sekolahnya  menuju Kota Merauke. Lalu, satu sekolahnya sempat ditinggal kepala sekolahnya  selama 3 hari. Setelah  itu  kembali, namun tidak melaksanakan proses belajar mengajar.

  “Tindak lanjutnya, nanti kita panggil melalui radio untuk melaksanakan tugas,” terangnya.  Ditanya apakah 2 sekolah  yang lumpuh tersebut merupakan potret sekolah-sekolah yang ada di pedalaman, Donatus Pangamunye mengaku belum tahu persis  apakah kondisi tersebut terjadi di  kampung lain. “Saya  belum tahu. Saya  bicara ini karena sudah mengunjungi langsung kedua sekolah  tersebut,” terangnya.

   Donatus mengungkapkan bahwa  gaji  dari kepala sekolah dan guru PNS yang ada di kedua sekolah tersebut selama ini  tetap dbayarkan.  Karena itu, sebut dia, pihaknya  akan memanggil  kepala sekolah dan guru di kedua sekolah  tersebut untuk segera ke tempat tugas untuk melaksanakan  kewajibannya sebagai tenaga pendidik. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *