Jambret IRT, Pelaku Didor!

Pelaku KM usai mendapat perawatan di Klinik Mapolres Jayawijaya langsung diamankan ke ruang tahanan oleh Anggota Polres Jayawijaya. (FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Tertangkap basah menjambret seorang ibu Rumah Tangga yang sedang mengendarai motor di Jalan Irian Atas Wamena, seorang pelaku berinisial KM (19) dihadiahi timah panas alias didor oleh oleh petugas yang kebetulan tidak jauh dari tempat kejadian.  Pelaku terpaksa ditembak, karena berusaha melarikan diri dan melawan saat kedapatan menjambret tas milik korban Lismawati, Sabtu (24/4) kemarin.

  Dari Informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos, sekira pukul 15.35 WIT, korban Lismawati bersama anaknya keluar dari rumah  di Jalan Hom-hom dengan menggunakan motor untuk membeli obat di apotek.

   Saat belok dari jalan SD Percobaan, korban selaku pelapor mengaku melihat pelaku KM dibonceng oleh temannya menggunakan motor RX King. Kemudian terlapor bersama temannya mendahului korban, dan pelaku KM diturunkan oleh temannya di depan gereja Efata.

  Saat pelapor melewati pelaku yang berdiri di jalan depan gereja Efata, pelaku  langsung menarik dompet pelapor yang dipegang oleh anak korban. Pelapor  langsung berhenti  di sebelah jalan pramuka dan melihat pelaku sudah ditangkap oleh masyarakat yang sedang berada di depan Pencucian jalan irian dan karena pelaku mencoba melarikan diri.

  Saksi yang merupakan anggota polisi langsung melumpuhkan pelaku dengan sebuah tembakan ke arah kaki kanan, kemudian setelah pelaku terjatuh dan anggota polisi pun mengamankan pelaku ke Polres Jayawijaya.

  Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen,S.Sos, MM membenarkan adanya aksi penjambretan tersebut yang membuat anggota Polres Jayawijaya harus melumpuhkan pelaku KM karena usai tertangkap basah mengambil tas dan berusaha melawan petugas untuk melarikan diri, para pelaku sebenarnya terdiri dari dua orang mereka mengincar tas dan kendaraan yang dibawa oleh korban.

  “Benar ada pelaku jambret yang kita lumpuhkan karena melawan, sebab selain mereka mengambil tas milik korban mereka juga berusaha mengambil kendaraan korban, karena pelaku berjumlah 2 orang sehingga usai kita dapatkan pelaku KM, temannya yang menggunakan motor RX King langsung melarikan diri,” ungkapnya kemarin.

   Ia menambahkan dengan tindakan tegas terukur yang dilakukan anggotannya seperti ini akan membuat efek jera terhadap para pelaku kejahatan, tentu juga berdampak pada mereka yang menggantungkan kehidupannya pada kejahatan sehingga jangan melakukan tindakan yang bisa merugikan dirinya sendiri sebab kepolisian tidak akan berdiam diri untuk melakukan tindakan tegas.

  “Tindakan tegas ini dilakukan agar memberikan efek jera, sekaligus memberikan ancaman bagi para pelaku kejahatan yang masih sering melakukan aksinya seperti curanmor, jambret dan kejahatan lainnya,”tambahnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *