Bupati Nduga dan Menteri Perhubungan, PUPR , KSP Sepakat Membangun Nduga di Tahun 2021

Pertemuan Bupati Nduga dan rombongan bersama Meteri Perhubungan di Jakarta.

JAYAPURA – Bupati Kabupaten Nduga Wentius Nimiangge, S.Ak,S.Pd,MM, Tidak Mau ketinggalan dalam Perkembangan Pembangunan di berbagai bidang di daerahnya sendiri yaitu Kabupaten Nduga.
Wilayah Nduga yang selama ini dikenal memiliki potensi alam yang berlimpah, namun daerah Kabupaten Nduga juga memiliki cacatan buruk untuk daerah konflik bersenjata antara TNI dan TPN OPM, akibatnya masyarakat Kabupaten Nduga korban pembangunan di berbagai sector, yaitu, pendidikan, kesehatan ekomomi, instrakturuktur, dan juga roda pemerintahan tidak berjalan baik.


Bupati Nduga tidak mau daerahnya terus tertinggal, maka sebagai kepala daerah, bupati harus berpikir keras untuk membangun Nduga dengan berbagai terobosan yang bertujuan menata kembali daerahnya sehingga roda pemerintahan dapat berjalan baik. Ia bertekad menjalankan percepatan pembangunan di daerahnya yang selama ini menjadi daerah disebut orang belum aman.
Bupati juga punya keinginan besar membangun Kabupaten Nduga sama dengan daerah lain. Menurutnya, Kabupaten Nduga punya hak yang sama untuk mendapat perhatian dari pemerintah pusat dalam bentuk program pembangunan maupun kucuran dana untuk pembangunan.
Terkait dengan itu, Bupati Kabupen Nduga telah mengundang tenaga ahli madya deputi V dari Kantor Kesekretariatan Presiden (KSP) Republik Indonesia dan staf Kementrian Perhubungan ke Kabupaten Nduga untuk melihat lebih dekat rencana pembangunan Bandara besar Yawe dan Pelabuhan Mumugu Batas Batu beberapa waktu lalu.


Setelah melihat lebih dekat kondisi di Nduga dan mengetahui semangat dan rencana pembangunan Nduga kedepan yang dipaparkan bupati Wentinus Nimiangge, selanjutnya Staf Deputi V KSP dan staf Kementrian Perhubungan langsung ke Jakarta untuk melaporkan hasil kunjugan bersama Bupati Nduga dan rombongan.
Bupati dan rombongan melakukan pertemuan tatap muka dengan menteri perhubungan, dan dilanjutkan pertemuan teknis dengan staf khusus menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan laut dan Udara dan juga staf ahli menteri, serta staf khusus Menteri Perhubungan guna membahas secara teknis untuk masuknya Kapal Tol laut dari Surabaya, ke Timika dan selanjutnya ke Kabupaten Nduga. Selain itu juga membahas terkait Bandara Baru yang dibangun di Batas Batu untuk tahun ini bisa mendarat pesawat berbadan besar seperti ATR.


Dari hasil dari pertemuan itu disimpulkan, untuk jangka pendek dari Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat akan ke Kabupaten Nduga untuk memastikan masuknya jalur Tol laut dan Udara sambil membawa bantuan Sembako. Pada intinya Kementerian Perhubungan menjadi garda terdepan untuk membangun Nduga yang selama ini dinilai terbelakang.
Setelah mendengar langsung dari Bupati Kabupaten Nduga bahwa daerah Nduga memiliki potensi yang besar yaitu memiliki jalan darat, jalur Laut ( memalui sungai) dan Jalan udara maka dari Kementrian Perhubungan akan fokus membangun Nduga, karena kedepan Kabupaten Nduga jadi pintu masuk pembangunan di Kawasan Pengungan Tengah Papua, dengan kata lain, membangun Pengunungan Tengah harus membangun Nduga terdaulu baru membangun daerah lain di kawasan Pengunungan Tengah Papua.
Rombongan Bupati Kabupaten Nduga juga bertemu beberapa Deputi dan Dirjen Kementrian di Sekertariat Kantor Kepresidenan ( KSP) yakni para deputi yang membidangi Hukum dan Hak asasi Manusia, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang infrakturuktur, dan juga membidangi sistim pemerintahan.
Selain itu, hadir juga beberapa Dirjen dari kementrian yaitu, Dirjen Perumahan dan Infraktruktur dari kementrian PUPR, dan Juga dihadiri Dirjen Penanganan Pelayanan Kesehatan, Dirjen, Penangan Pendidikan, Dirjen Kependudukan untuk lakukan pemekaran desa di kabupaten dan Dirjen Kepegawaian. Kepada Dirjen Kepegawaian, Bupati langsung meminta penambahan kuota penerimaan pegawai khusus untuk Kabupaten Nduga.
Dalam pertemuan di Kantor Sekertariat Presiden (KSP) Republik Indinesia, disampiakn bahwa Kabupaten Nduga menjadi prioritas perhatian pemerintah pusat dalam hal ini oleh Kementrian yang membawahi bidang bidang terkait.


Pada prinsipinya pihak kementrian terkait siap mendukung dan memprioritaskan pembangunan di Nduga. Yang pihak kementrian sampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Nduga memfasilitasi dengan menyiapkan lahan , juga mendukung soal keamanan di lapangan agar rencana pembangunan dapat tercapai dalam Tahun anggaran 2021 ini.
Setelah mendengar dukungan yang diberikan oleh pihak kementrian, Bupati Kabupaten Nduga menyampaikan berterimakasih kepada Menteri Perhumbungan. “ Terima kasih karena sudah bisa terima saya sebagai Bupati Kabupaten Nduga di ruangan bapak dan ini merupakan sebuah penghargaan dari bapak kepada kami orang Nduga yang selama ini tertinggal di berbagai bidang. Maka pada hari ini bapak terima saya, berarti bapak telah menerima seluruh rakyat Kabupaten Nduga untuk menjawab tangisan airmata yang selama ini menjadi kerinduan untuk pemerintah pusat hadir di tengah tengah rakyat Nduga,” ujar Bupati.
Dikatakan, tujuan kedatangan ke Jakarta sudah disampaikan dan sudah jawab untuk membangun lapangan terbang Yawe dan lapangan terbang Mumugu. “Bapak Menteri agar masukan Kabupaten Nduga dalam jalur Tol laut dengan Rute Surabaya, Timika, Keneyam Nduga, ini sebuah harapan orang Nduga. Kita akan bawa pulang hasil pertemuan ini ke Kabupaten Nduga untuk kita lakukan acara pengucapan syukur dan doa bersama dengan masyarkaat di Nduga,” ujar bupati Wentinu Nimiangge.

Bupati tak lupa juga menyampaikan terimma kasih kepada Bapak Laos Cahlvin Rumayom sebagai staf tenagah hali madya, Deputi V dari Kantor Kesekertarian Presiden (KSP) dan KSOP jayapura menjadi fasilisator untuk bertemu dengan Menteri Perhumbungan dan beberapa Dirjen dan deputi di KSP presiden di Istana. “Ini merupakan rencana Tuhan yang kita lalui dan kami sudah dapat kepastian,” ujarnya.
Dikatakan, Kabupaten Nduga sangat membutuhkan kehadiran pemerintah pusat untuk serius membangun Nduga. “Apa yang menjadi pertemuan hari ini, nantinya dapat menjadi kenyataan di daerah Nduga dan disaksikan oleh seluruh masyarakat Nduga, sebab jika kita bicara-bicara dan pertemuan sana-sini namun jika tidak ada realisasi di lapangan, nanti masyarakat bilang saya bagaima. Selaku kepala daerah saya malu. Maka saya minta kepada menteri Perhumbungan menjadi garda terdepan bersama Bupati Nduga maju dan membangun Kabupaten Nduga,” harapnya. (ist/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *