Sosialisasi Kurang, Jadi Kendala Vaksinasi Covid-19

dr. Willy Mambieuw SpB ( foto: Denny/ Cepos)

WAMENA-Usai vaksinasi Covid-19 di dalam Kota Wamena, kini Dinas Kesehatan melakukan tahapan sosialisasi terhadap distrik dan kampung. Namun dalam pelaksanaannya masih terkendala dengan adanya kepala distrik yang belum bisa terjemahkan perintah Bupati Jayawijaya dalam mengakomodir warganya untuk mengikuti sosialisasi tersebut.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Dr. Willy Mambieuw, SpB, masih ada kepala distrik yang belum paham dengan hasil rapat dengan Bupati jayawijaya beberapa waktu lalu. Dimana saat petugas Dinkes melakukan sosialisasi ke distrik itu masih belum sinkron dengan pemerintah distrik.
“Kita jalankan dulu yang untuk Distrik -distrik yang sudah mengetahui untuk bekerjasama dengan puskesmas yang ada di wilayahnya, seharusnya setelah pertemuan kemarin kepala Distrik harus kembali dan menyampaikan hasil pertemuan itu kepada masyarakat, kemudian kalau sudah siap baru dinas kesehatan membuat jadwal untuk turun kesana,”ungkapnya Jumat (23/4) kemarin.
Dari jadwal yang dikeluarkan Dinkes itu, lanjut dr Willy, Puskesmas akan serahkan kepada kepala Distrik. Nantinya petugas Dinkes bersama -sama dengan kepala Distrik pergi melakukan sosialisasi, setelah itu baru baru dilakukan Vaksinasi Covid -19.
“Jadi ada beberapa distrik yang belum menindak lanjuti ini, sehingga ketika petugas kami turun kesana belum ada koordinasi antara Masyarakat, Puskesmas dan Distrik untuk menyapakati jadwal sosialisasi yang dikeluarkan oleh Dinkes, kalau jadwal itu sudah ada,”jelas Kadinkes.
Ia menyatakan tugas untuk mengumpulkan masyarakat itu ada di Pemerintah Distrik, bukan lagi Dinas Kesehatan atau puskesmas. Terkadang petugas turun ke lapangan tak ada masyarakat hanya petugas dari puskesmas, akhirnya harus pulang kembali dan menyusun jadwal baru lagi sehingga belum jalan maksimal.
“Sosialisasi ini harus cepat berjalan karena batas ekspire dari Vaksin Sinovac yang dimiliki oleh Dinkas saat ini hanya sampai pada bulan Juli mendatang, sehingga kita dorong untuk sosialisasi ini cepat selesai,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *