Penggunaan Genose Masih Sepi

Antrean penumpang di Bandara Sentani saat hendak mendapatkan layanan Rapid Antigen, Jumat (23/4). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Sudah hari ketiga sejak dilaunching pada Rabu, (21/4), penggunaan alat Genose untuk mendeteksi Covid-19, masih tampak sepi.
Hal ini juga diakui oleh Teguh, salah satu petugas yang melayani pemeriksaan Covid-19 dengan menggunakan alat Genose kepada calon penumpang pesawat terbang.
“Hari ketiga ini masih sepi, meskipun sudah dilaunching sejak Rabu lalu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi media ini di ruang tunggu Terminal Bandara Sentani,” Jumat, (23/4) kemarin.
Pihaknya juga masih mengaktifkan layanan pemeriksaan Covid-19 dengan menggunakan Rapid Antigen.
“Untuk pemeriksaan Rapid Antigen ini memang sejauh ini masih banyak yang menggunakannya dari pada menggunakan alat Genose,” jelasnya.
Salah satu hal yang menyebabkan sepinya penggunaan alat Genose itu dikarenakan Pemerintah Provinsi Papua belum mengeluarkan izin kepada calon penumpang intra Papua untuk menggunakan alat Genose, sebagai salah satu alat untuk mendeteksi Covid-19.
“Sampai saat ini memang kami belum menerima izin dari Pemerintah Provinsi Papua khusus untuk penumpang intra Papua yang menggunakan alat ini,” tuturnya.
Jika dilihat progres dari hari pertama sampai hari ketiga ini, jumlah masyarakat yang menggunakan alat tersebut masih di bawah 50 orang.
Untuk diketahui, pemeriksaan Covid-19 bagi para calon penumpang pesawat terbang dengan menggunakan alat ini hanya berlaku bagi mereka yang melakukan perjalanan dalam kurun waktu 1 hari saja sampai tiba di tempat tujuan.
“Boleh bagi penumpang transit, yang penting yang bersangkutan 1 hari itu langsung tiba di daerah tujuan,” ujarnya. (roy/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *