Fraksi Gabungan Tolak Pemaparan RDP

Agus. R Kogoya (Robert Yewen/Cepos)

JAYAPURA – Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipaparkan tim Pansus Otsus DPR Papua ternyata tidak semua menerima. Dari 9 fraksi ternyata hanya 7 fraksi yang menerima, lalu 1 fraksi menyatakan menolak hasil RDP dan Fraksi Gerindra tidak memberikan pendapat.
Dari sembila, tujuh fraksi yang menerima yakni Fraksi Nasdem, Fraksi Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gabungan Keadilan Nurani Serta utusa daerah. Sedangkan fraksi yang menolak adalah Fraksi Gabungan Bangun Papua. Ketua Fraksi Gabungan Papua, Agus Kogoya menyampaikan bahwa pihaknya menolak pemaparan RDP lantaran menganggap bahwa hasil tersebut tidak sepenuhnya objektif.
Maksudnya adalah belum semua wilayah adat menyampaikan pandangan atau pendapatnya terkait evaluasi Otsus. Agus tak ingin hasil setengah – setengah ini kemudian dibulatkan dengan sebuah kesimpulan yang kesannya menerka nerka. “Kami juga bagian dari wakil rakyat tapi kesannya eksekutif dan legislatif yang mengambil peran dominan seolah – olah suara RDP ini langsung disimpulkan,” kata Agus melalui ponselnya, Jumat (23/4) lalu.
Ia mengutarakan seharusnya suara rakyat sepenuhnya dikumpulkan dan di dengar tanpa harus diutak atik. Jika di lapangan menyampaikan menolak Otsus atau bahkan lebih memilih merdeka ya itu juga ditulis kemudian diteruskan. Jangan seakan – akan Pansus mewakili suara rakyat padahal hati rakyat tidak terungkap apa yang diinginkan,” katanya. “Kami tidak mau suara rakyat seperti diwakil oleh suara lembaga. Jangan seolah – olah itu suara rakyat padahal suara lembaga jadi harus mengundang rakyat, transparan dan akuntable. Apapun yang dikatakan itu yang diteruskan,” tambahnya.
Agus juga memahami bahwa tidak semua wilayah adat berhasil dilakukan RDP sehingga apa yang disimpulkan kata Agus belum sepenuhnya bisa mewakili lima wilayah adat. “Kami tidak mau ketemu kepala suku beberapa orang saja lalu disimpulkan, tidak bisa seperti itu,” tegasnya. Terkait ini, Ketua Pansus Otsus DPRP, Thomas Sondegau tak menampik jika ada yang menolak.
“Ia 1 fraksi menolak, 1 fraksi tanpa pendapat dan 7 lainnya menerima. Secara umum semua fraksi memberikan pandangan dan masukan dan kami diberi waktu 1 minggu untuk menelaah kembali,” kata Thomas. Ia menyatakan akan memperhatikan semua masukan dari fraksi – fraksi sebelum akhirnya nanti dibawa ke tingkat provinsi bersama hasil RDP MRP. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *