Belum Terpikirkan Soal Pensiun

Boaz Solossa ( FOTO:Erik / Cepos)

Boaz Solossa

JAYAPURA – Boaz Solossa merupakan pesepakbola asal Papua yang memiliki prestasi gemilang di pantas sepak bola tanah air. Sejak memulai kariernya profesionalnya bersama Persipura Jayapura sejak 2004 silam, Boaz telah empat kali berdiri di podium juara Liga Indonesia.

Sukses bersama Persipura, Boaz juga sukses merengkuh deretan prestasi individu seperti tiga kali sebagai pemain terbaik indonesia dan juga tiga kali menjadi top skor. Sehingga tak heran jika label “Bocah Ajaib” dilekatkan pada bapa lima anak itu.

Selain di liga domestik, adik kandung Ortisan Solossa itu juga sukses mengantarkan Persipura mencapai babak semi final AFC Cup pada musim 2014 silam. Sekaligus menjadikan Persipura sebagai wakil Indonesia yang mampu mencapai prestasi tertinggi pada Europa-nya Asia itu.

Di usianya yang kini mencapai 35 tahun, ternyata Boaz belum memiliki rencana untuk gantung sepatu. Ia mengaku akan terus menjadi bagian dari pasukan Merah Hitam selama ia diberikan kepercayaan.

“Di usia ini (35 tahun) sebagai pemain bola tidak bisa menipu umur, tapi saya akan tetap berusaha untuk tetap bisa mempertahankan performa untuk bisa membantu selama saya berada di dalam tim,” ungkap Boaz kepada Cenderawasih Pos dalam zoom meeting, Selesa (20/4).

Tapi Boaz sadar bila usianya tak lagi muda, sehingga performanya tidak akan setajam dulu. Bahkan, Bochi sapaan akrabnya mengatakan bahwa ia akan menyampaikan kepada manajemen bila waktunya ia akan gantung sepatu.

“Untuk pensiun nanti saya lihat dua tahun atau tiga tahun, intinya jika sudah waktunya saya akan sampaikan kepada manajemen,” ujar Boaz.

Tapi sebelum gantung sepatu, Boaz menyebutkan bahwa ia akan menurunkan ilmunya serta berbagi pengalaman dengan pemain-pemain muda. Pasalnya Boaz menuturkan, selain dirinya, ada Ricardo Salampessy, Yustinus Pae dan Ian Kabes yang kini berada di usia ujung karier.

“Sehingga saat kami sudah tidak ada, Gunansar, Todd Ferre dan beberapa pemain muda lainnya sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Karena regenerasi Persipura ada pada mereka,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *