Bangunan Pasar Doyo Terbengkalai

Kondisi Bangunan Pasar Doyo, yang dibangun oleh pemerintah pusat dan sampai saat ini belum dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura. Foto ini diambil, Kamis (22/4). (FOTO: Robert MboiK Cepos)

Tidak Digunanakan Padahal Sudah Diresmikan Presiden

SENTANI- Bangunan Pasar Doyo yang dibangun oleh pemerintah pusat pada tahun 2015 lalu, kini tidak dimanfaatkan  alias mubazir dan tidak terawat atau terbengkalai. Padahal bangunan itu dibiayai dengan anggaran besar yang mencapai puluhan miliar.

Kepala Pasar Doyo, Ortis Kreuta mengatakan, pasar itu sudah diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada tahun 2016 lalu, namun sampai saat ini tidak dimanfaatkan. Belum diketahui secara pasti apa alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura tidak memanfaatkan bangunan pasar itu.

Hal ini karena pasar tersebut masih tercatat sebagai aset pemerintah pusat dan belum dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kemudian Pemerintah Kabupaten Jayapura juga tidak bisa menganggarkan biaya  perawatan bangunan pasar itu karena belum menjadi aset milik pemerintah daerah.

“Setahu saya, mungkin persoalannya itu karena belum dihibahkan  dari Kementerian Perdagangan yang waktu itu membangun pasar ini,” kata Ortis Kreuta saat dikonfirmasi media ini, Kamis (22/4).

Pantauan media ini, bangunan tersebut memang sudah mulai usang meskipun tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Bahkan sejumlah pintu bangunan dan kamar los pasar yang dibangun secara permanen itu sudah rusak. Sekilas jika dibandingkan dengan Pasar Phaara Sentani, pasar Doyo ini sebenarnya jauh lebih unggul dan lengkap fasilitas bangunan dan peruntukanya.

Sebagai contoh, di Pasar Phaara saja bangunan bagi penjual ikan belum tersedia. Sedangkan di Pasar Doyo  sudah lengkap, termasuk lapak jualan untuk orang asli  Papua dan lapak pasar buah. Jika saja pasar ini dimaksimalkan, bisa memberikan sumbangan PAD bagi daerah. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *