Banyak Generasi Muda Terjebak Masalah Sosial

Mathius Awoitauw ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si  mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sejauh ini masih banyak anak muda di Kabupaten Jayapura yang tersandung masalah sosial. Mulai dari pergaulan bebas, Miras hingga narkoba.

“Menurut informasi, di Kabupaten Jayapura anak aibon juga naik terus, seks bebas dan narkoba,” kata Mathius Awoitauw di Sentani, Rabu (21/4).

Bahkan menurutnya, dari kegiatan penyimpangan yang dilakukan oleh sejumlah anak-anak muda yang masih relatif usia sekolah itu tidak diketahui oleh orang tua mereka di rumah. Oleh karena itu, hal-hal semacam ini juga perlu dikomunikasikan baik antara orang tua di rumah masing-masing untuk lebih memantau dan mengawasi pergaulan anaknya.

” Ini memang masalah kita,” kata Mathius lagi. Kendati demikian berbicara mengenai kondisi ekonomi sebenarnya di Kabupaten Jayapura secara statistik mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Di mana di tahun 2019-2020, angka kemiskinan di atas 20% dan saat ini sudah turun menjadi 12% dari jumlah penduduk Kabupaten Jayapura.

Tentunya persoalan atau masalah sosial yang terjadi di masyarakat sebagian besarnya dipicu karena masalah ekonomi. Menurutnya, perubahan ini tidak saja kerja dari pemerintah, tapi juga kerja sama dari semua elemen masyarakat di Kabupaten Jayapura. Karena itu, mengatasi persoalan sosial yang terjadi di Kabupaten Jayapura ini juga memang sangat membutuhkan kerja sama dari semua pihak.

“Ini harus menjadi pekerjaan kita bersama, supaya tidak terus meningkat dan menjadi persoalan baru. Apalagi di era teknologi informasi yang luar biasa pesatnya sekarang ini,” tandasnya.

Meski begitu pemerintah sebenarnya tidak tinggal diam karena sudah hampir 5 tahun belakangan ini Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui instansi teknis telah membangun upaya bersama untuk menekan angka penyakit sosial di Kabupaten Jayapura.

“Ada yang kita kirim sekolah di luar dan juga yayasan-yayasan teologi  lebih banyak,” katanya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *