Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Abad 21

Tangkapan layar zoom metting yang diselenggarakan oleh sekolah Papua Harapan, Sabtu (17/4). (FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Sekolah Papua Harapan mengadakan kegiatan Teacher’s Conference menggunakan aplikasi zoom meeting. Kegiatan itu melibatkan sejumlah pejabat yang berkompeten di bidangnya, mulai dari pendiri sekolah Papua Harapan, Wallace Dean Wiley, Basuki Cahaya Purnama (Ahok), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Christian Sohilait dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Y. Mokay.

Mewakili penyelenggara yang juga sebagai guru di sekolah Papua Harapan, Sri Restyaningsih mengatakan, kegiatan Teacher Conference ini bertujuan memperkenalkan dan membuka wawasan pimpinan sekolah dan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21, mendiskusikan cara-cara efektif dalam mendampingi dan meningkatkan kemampuan serta kualitas guru dalam segi profesionalitas, pengajaran dan juga administrasi.
Juga mendukung guru dalam menghadapi tantangan pendidikan, melalui materi yang berkaitan dengan pendidikan abad 21.
Membangun relasi dengan guru-guru dari berbagai sekolah di provinsi Papua.
“Beberapa faktor utama penentu pencapaian pendidikan adalah pemimpin sekolah, guru dan siswa,”katanya usai pelaksanaan kegiatan itu, Sabtu, (17/4)
Dijelaskan, pemimpin sekolah memiliki peranan penting untuk bekerjasama dan memastikan kualitas pendidikan suatu sekolah. Guru adalah pribadi yang berinteraksi secara langsung dengan siswa, merancang pembelajaran dan memfasilitasi siswa dalam menggali dan mengembangkan potensi maksimal secara holistik. Siswa merupakan generasi penerus bangsa yang memegang ujung tombak keberhasilan suatu negara ke depannya.
Memasuki babak baru online learning yang hampir semua pemimpin sekolah, guru bahkan siswa bergumul untuk mengambil tindakan yang tepat.
“Kita perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih untuk menghadirkan kesempatan dan tantangan-tantangan yang unik,” tandasnya.
Lanjut dia, tuntutan yang ada mengharuskan semua orang untuk mulai beradaptasi dan harus mengambil langkah yang tepat di situasi saat ini. Pemimpin sekolah dituntut untuk terus belajar, dan memfasilitasi guru menghadapi era online learning ini. Demikian juga, guru dituntut untuk mampu terus beradaptasi dalam meningkatkan kompetensi dalam keahlian dan praktek pedagogi demi menjawab tantangan tersebut. Guru juga perlu belajar untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi masa depan dengan mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan di abad 21 melalui penggunaan strategi mengajar yang efektif dan menyenangkan.
“Atas dasar tersebut, Teacher Conference hadir, terbuka dan siap untuk mendukung pendidikan Papua dalam menghadapi era baru online learning,”pungkasnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *