Kontingen Menembak Tidak Diwajibkan Membawa Amunisi

Ketua Pengprov Perbakin Papua, Jhon Banua Rouw, saat memberikan sambutan dalam pembukaan sertifikasi tembak reaksi di Hotel @Home Tanah Hitam, Kota Jayapura, Jumat (16/4). (FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Ketua Pengprov Perbakin Papua, Jhon Banua Rouw menyebutkan bahwa saat pelaksanaan PON XX 2021 mendatang, setiap kontingen khusus cabang olahraga menembak dilarang membawa amunisi ke Papua.

Kata Jhon Banua, soal amunisi yang akan digunakan dalam pertandingan akan disiapkan oleh tuan rumah. Sehingga setiap kontingen tak diwajibkan mengantongi amunisi.

Menurut Jhon Banua, langkah tersebut dilakukan guna menciptakan kenyamanan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“PON menjaga kemanan dalam penggunaan amunisi, kami sudah putuskan bahwa semua amunisi disiapkan oleh tuan rumah, sehingga yang datang tidak boleh membawa amunisi dari luar Papua sehingga saat pulang mereka tidak membawa masalah,” ungkap Jhon Banua dalam sambutanya saat membuka kegiatan sertifikasi tembak reaksi, di Kota Jayapura, Jumat (16/4).

Selain soal amunisi, Jhon Banua juga menjamin soal keamanan venue menembak yang digadang-gadang memiliki fasilitas paling safety dan berstandar dunia.

“Untuk tata ruangan sudah sangat safety, ruangan senjata memiliki pengamanan yang berlapis, sudah sangat aman karena kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Jhon.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPRP Papua itu juga mengatakan bahwa venue menembak yang dimiliki Papua tak hanya diperuntukan untuk ajang nasional. Tapi event-event dunia kata Jhon, Papua pun siap dengan segala fasilitaa yang kinu dimiliki.

“Kami juga berterimakasih kepada Ketua PB Perbakin yang sudah mendukung hadirnya venue Menembak di Papua. Dan semoga kedepan tidak hanya event PON, tapi event internasional juga bisa digelar di Papua,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *