Sebut Komjen Paulus Waterpauw Pantas Dicincang, Pemilik Akun FB Bunaibo Keiya Ditangkap

Pelaku saat diamankan ( FOTO: Humas Satgas Nemangkawi)

JAYAPURA- Memposting ujaran kebencian, pemilik akun Facebook bernama Bunaibo Keiya  dengan inisial EK (36) ditangkap Satgas Nemangkawi di Jayapura, Kamis (15/4). Postingan pemuda 36 tahun itu memposting dengan tulisan “Orang Ini lebih baik cincang dengan kampak boleh” yang ditujukan Kepada Komjen Paulus Waterpauw.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol. M Iqbal Alqudusy mengatakan, postingan ke media sosial facebook yang dilakukan dengan sengaja dan ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan berdasarkan laporan polisi, LP/118/IV/2021/Papua/Res. Jayapura, Tanggal 5 April 2021 tentang Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Eleltronik (ITE).

“Pelaku membuat postingan di media sosial facebooknya yang diduga berisi muatan ujaran kebencian terhadap SARA dengan menggunakan handphone miliknya, sehingga orang lain bisa melihat dan membaca ungkapan rasa kebenciannya,” ucap Kombes Pol. M Iqbal Alqudusy.

Iqbal menerangkan, postingan pertama dari terduga Inisial EK (36) yaitu, pada (15/11/2020)  sekira pukul 01.00 WIT. Pelaku membuat postingan di media sosial facebook Bunaibo Keiya, yang berisi foto Komjen. Paulus Waterpauw dengan memuat tulisan “Orang Ini lebih baik cincang dengan kampak boleh”.

Berlanjut (27/3/2021) pelaku kembali memposting tulisan yang memuat ujaran kebencian dengan kalimat “Teroris sejatinya kelompok yang membunuh warga sipil, kenyataannya warga sipil papua biasa ditembak mati itu oleh TNI-Polri yang teroris.

“Ada juga beberapa postingan pelaku yang diduga berisi ujaran kebencian yang dapat menimbulkan terjadinya perpecahan antar individu maupun kelompok masyarakat,” terang Kombes Pol. M Iqbal Alqudusi.

Saat pelaku ditangkap, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yaitu, 4 lembar gambar hasil screnshoot postingan facebook dengan nama akun Bunaibo Keiya yang diduga berisi ujaran kebencian, 1 buah Handphone merk OPPO type A5s warna Biru metalik no nomor Imei 1 : 863114048019975 dan Imei 2 : 8631140480199671. 1 buah Sim Card Telkomsel dengan nomor : 081247760406 dan 1 buah akun facebook dengan nama akun Bunaibo Keiya.

Atas perbuatannya pelaku disangkakan dengan Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 M. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *