Target Tekan Laporan Warga Meski Kasus Pencurian Menjadi Langganan

Kapolsek Heram, Iptu Nadek ketika mengecek laporan di SPKT lima hari setelah diresmikan, Kamis (15/4). Keberadaan Polsek Heram diharapkan bisa menekan angka kriminalitas di wilayah Waena.  (Gamel Cepos)

Menyambangi Polsek Heram yang Baru Diresmikan Setelah Menunggu 7 Tahun

Warga di Distrik Heram nampaknya mulai bisa tenang setelah Pos Subsektor Heram dinaikkan statusnya menjadi Polsek. Hanya harapan ini nonsen jika tak dibarengi dengan kinerja.

Laporan: Abdel Gamel Naser

Jika melihat posisinya, lokasi Polsek Heram ini berada dalam wilayah kawasan perumahan dan memberi kesan layaknya kantor polisi di kawasan yang tertib dengan masyarakat yang memiliki pemahaman hukum lebih baik. Namun jika melihat kondisi ril bercermin dari kasus yang sering diterima, polsek yang berada di Jalan Buper ini hampir menyamai laporan yang diterima Polsek Abepura.

Keberadaan Polsek Heram tentunya sangat membantu Polsek Abepura karena selama  ini wilayah hukum yang ditangani Polsek Abe juga sangat luas, sampai ke Waena Kampung hingga batas kota dan kabupaten. Dari peresmian ini, Polsek Abepura hanya menangani mulai dari ujung Lapangan Trikora hingga Otonom Kotaraja sedangkan titik dari ujung Lapangan Trikora hingga batas kota dan kabupaten kini ditangani Polsek Heram.

Status Pol Subsektor ini berubah setelah Sabtu (10/4) pekan kemarin, Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri  melakukan peresmian dan perubahan status. Dari perubahan ini paling tidak warga tidak perlu lagi jauh  jauh ke Abepura untuk membuat laporan Polisi. Di Heram kini sudah bisa menerima laporan Polisi plus dilengkapi dengan penyidik serta ruang tahanan.

Jadi kewenangan untuk memeriksa hingga melakukan penahanan kini sudah bisa dilakukan di Polsek Heram langsung. Sebelumnya semua laporan hanya bisa dilakukan di Polsek Abepura. Kapolsek Heram, Iptu Nadek menyampaikan bahwa dengan perubahan status ini pihaknya mau tidak mau harus siap melakukan penindakan dan proses hukum. Dengan perangkat yang sudah dilengkapi maka pelayanan tak bisa lagi dilakukan setengah – setengah.

  Mantan penyidik di Polsek Abepura ini menyampaikan bahwa dari tingkat kriminal yang paling sering dilaporkan adalah kasus pencurian. Wilayah Buper memang dikenal dengan wilayah merah khususnya kasus pencurian. Selain itu wilayah Waena dikenal dengan daerah yang banyak penjual mirasnya sehingga keberadaan orang mabuk setiap harinya juga banyak berkeliaran.

“Mau tidak mau harus siap dengan peningkatan status ini sebab dulu kami lebih banyak menganjurkan untuk melapor ke Polsek Abe, kini kami harus bisa menangani sendiri,” kata Nadek saat ditemui di kantornya belum lama ini. Ia tak menampik jika kasus pencurian yang paling mendominasi. Pencurian ini tak hanya rumah yang dibobol tetapi lebih banyak kendaraan bermotor yang diembat.

“Jelas,  wilayah kami ini paling banyak laporan pencuriannya. Setelah itu kasus penganiayaan, biasa karena  pelaku dalam pengaruh minuman keras,” jelasnya. Hingga hari kelima pada Kamis (15/4) kemarin disebutkan sudah ada 19 laporan polisi dimana ada 7 laporan pencurian baik pencurian barang di rumah maupun pencurian motor.  Kasus kedua terbanyak seperti penyampaian awalnya, penganiayaan.

Cenderawasih Pos yang sempat berkeliling kantor juga melihat banyak sekali kendaraan roda dua yang ditumpuk di halaman belakang kantor. Banyak motor dengan berbagai merk dari yang masih terlihat baik hingga yang hampir ditelan semak belukar. Nadek yang sudah memimpin sejak 7 tahun lalu ini juga telah meminta agar Polseknya diperkuat dengan personil sehingga ketika terjadi apa – apa, ada kekuatan pasukan yang bisa membackup. Bentuk apresiasi juga disampaikan Kepala Distrik Heram, Boby Awi.

Boby mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada bapak Kapolri dan Kapolda Papua karena telah menaikkan status Pos Sub Sektor menjadi Polsek Heram, hal ini sangat membantu dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat di wilayah Distrik Heram.

“Karena kita tau bersama bahwasanya Distrik Heram merupakan distrik yang rawan terjadi berbagai konflik, dan selama ini kami sangat bergantung pada Polsek Abepura yang mana Polsek Abepura memiliki lingkup wilayah yang begitu luas sehingga terkadang aparat Polsek Abepura  juga kebingungan kalau terjadi insiden yang bersamaan,” katanya.

Ia melihat ketika muncul laporan bersamaan dan masih ditangani Polsek Abepura  tentunya ada keterbatasan personil dan sarana pendukung operasional sehingga dengan hadirnya Polsek Heram paling tidak memberi angin segar kepada warga masyarakat di Distrik Heram  dalam melakukan interaksi sosial.  “Kami juga berharap dengan adanya Polsek Heram paling tidak suasana kamtibmas bisa lebih kondusif dan menekan tingkat kriminal,” harap Boby. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *