Perlu Duduk Bersama Selesaikan Konflik di Papua

Dr. Drs Avelinus Lefaan, M.S Dok/cepos

JAYAPURA- Sosiolog Universitas Cenderawasih, Dr. Drs. Avelinus Lefaan, MS mengatakan, konflik tentu bermacam-macam, seperti konflik laten, konflik kepentingan dan beberapa konflik lainnya. Konflik ini teryata hampir semua terjadi di Papua.

Menurut Lefaan, konflik laten dan konflik kepentingan merupakan dua tipe konflik yang sering terjadi di Papua. Oleh karena itu, memang perlu dicarikan solusi sehingga dapat menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi saat ini di bumi cenderawasih.

“Konflik laten dan konflik kepentingan. Hampir semua tipe konflik terjadi di Papua. Oleh karena itu, perlu duduk bersama-sama untuk bicara dan menyelesaikan konflik yang ada, sebab semua punya kepentingan,” ungkapnya Kamis (15/4) kemarin.

Namun demikian, Lefaan bersyukur karena sampai saat ini tidak ada konflik yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang ada di Papua, seperti konflik antara suku, ras, agama. Hal inilah yang perlu dijaga, sehingga persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga di Papua.

Lefaan berharap, jika pihak-pihak yang masih berkonflik ini mempunyai kepentinganya masing-masing. Oleh krena itu, perlu adanya resolusi konflik untuk mencari jalan keluar dan solusi, sehingga dapat mengatasi masalah konflik yang ada di Papua.

“Jika ada yang punya kepentingan yang bertentangan dengan negara perlu dicari resolusi konflik, sehingga setiap konflik harus diselesaikan. Harus mampu menyelesaikan masalah-masalah seperti itu,” ujar Dokter Sosiologi lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini.   “Konflik timbul karena semua punya kepentingan, sehingga harus diakomodir, sehingga tidak meganggu jalannya keamanan di daerah,” tambahnya.

Lefaan menyampaikan, tugas pihak keamanan adalah menjaga negara ini agar tetap kokoh, sehingga konflik tidak menganggu jelanannya pemerintahan di daerah,  dan para kepala daerah mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan berbagai konflik di daerahnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *