Sebelum Divaksin, Istirahat yang Cukup dan Makan Bergizi Saat Sahur 

Kombes Pol dr Nariyana M.Kes ( FOTO: Elfira/Cepos)

Bincang-bincang dengan Kabiddokes Polda Papua Kombes Pol dr Nariyana M.Kes

2021 merupakan tahun kedua bagi umat muslim menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi Covid-19, bedanya dengan tahun lalu adalah belum ada vaksin, sementara di tahun ini sudah ada vaksin.  Bagi yang sudah divaksin reaksi cukup beragam, ada yang biasa-biasa saja, ada yang mengantuk, merasa lapar, bahkan gejala yang cukup serius. Apa kata Kabiddokes Polda Papua Kombes Pol dr Nariyana M.Kes?

Laporan-Elfira

Pemerintah terus menggeber pemberian virus kepada masyarakat.  Yang pertama adalah kelompk tenaga medis yang sudah selesai, kemudian dari TNI/Polri, lalu ada ASN yang terlibat langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.  Saat ini vaksin sedang diberikan kepada  kelompok lansia, sebab lansia merupakan salah satu kelompok yang rawan mengingat daya tahan tubuh para lansia sudah rentan terhadap penyakit.

Nah, pemerintah bersama para ulama telah memberikan statmen bahwa vaksin di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa, tidak ada masalah dengan vaksin tersebut di bulan puasa.

Untuk Vaksin di bulan ramadan sendiri tidak membatalkan, sebagaiman Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 16 Maret 2021, telah menerbitkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa. MUI menyatakan, vaksinasi dengan cara injeksi seperti dalam pemberian vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa  dan vaksin boleh dilakukan bagi umat muslim yang sedang berpuasa.

Dari sisi kesehatan kata Kabiddokes Polda Papua Kombes Pol dr Nariyana M.Kes. Tidak ada pengaruhnya orang berpuasa lalu melakukan vaksin. Sehingga itu, vaksin aman secara agama dan secara kesehatan juga. “Efek vaksin  yang paling sering muncul usai vaksin bawaannya ngantuk dan ingin tidur, jadi baguslah habis divaksin langsung tidur,” kata Kombes Nariyana.

Menurut Nariyana, Vaksinasi sebagai ikhtiar untuk menjaga kesehatan di bulan ramadan. Tidak ada persiapan khusus dalam melaksanakan vaksinasi, namun masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi kesehatan saat berpuasa.

Adapun yang perlu diperhatikan sebelum mendapatkan vaksinasi adalah istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi waktu sahur. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air putih  dengan jumlah yang cukup.

“Masyarakat tidak perlu khawatir divaksinasi saat puasa, sebab kondisi tubuh kita tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun sedang dalam keadaan menjalankan ibadah puasa,” ungkap mantan Kabiddokes Polda Banten ini.

Cara menjaga kesehatan saat puasa di tengah pandemi yakni, tetap melakukan  protokol kesehatan, menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, membatasai aktivitas dan menghindari kerumunan.(*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *